History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Antrean Warga Taiwan untuk Mengurus Buku Paspor Membludak

  • 23 February, 2023
Kedai RTISI
Antrean Warga Taiwan untuk Mengurus Buku Paspor Membludak

(Taiwan, ROC --- Guna mengurangi waktu tunggu untuk membuat paspor, maka Biro Urusan Konsuler yang berada di bawah naungan Kementerian Luar Negeri (MOFA) pada beberapa hari lalu mengumumkan, pihaknya akan meningkatkan jumlah kuota yang diajukan warga melalui sistem janji temu Online menjadi 1.500 orang.

Penambahan kuota janji temu tersebut akan diperpanjang hingga 60 hari mendatang. Biro Urusan Konsuler menyampaikan, pihaknya juga akan menambahkan jumlah staf di lapangan untuk mempercepat pengurusan paspor yang diajukan para warga.

Bagi warga yang sudah mendaftar, maka bisa menunggu sekitar 6 hingga 10 hari untuk kemudian memperoleh buku paspor. Di samping itu, Biro Urusan Konsuler juga menyediakan jalur ekspres, bagi mereka yang terburu-buru ingin memperoleh buku paspor, dengan biaya tambahan sebesar NT$ 900.

Jumlah warga yang ingin mengurus buku paspor meningkat drastis belakangan ini. Kantor Biru Urusan Konsuler diserbu para warga yang hendak berencana untuk bepergian keluar negeri.

Bahkan mayoritas warga sebelumnya harus mengantre hingga berjam-jam, hanya untuk memperoleh nomor antrean.

Bahkan sebelum kantor Biro Urusan Konsuler beroperasi, antrean warga sudah terlihat. Guna mengurangi waktu antre para warga, maka pihak biro mengirimkan staf mereka untuk membagikan nomor antrean. Apakah cara ini berhasil?

Jika dibandingkan dengan sebelum-sebelumnya, waktu untuk memperoleh nomor antrean saat ini hanya butuh sekitar sepuluh menit. Namun untuk memasukkan dokumen, warga terpaksa harus menunggu lagi

Setelah memperoleh nomor antrean, warga tidak perlu berada di tempat untuk menunggu memasukkan dokumen. Semenjak awal pekan ini, Biro Urusan Konsuler juga telah menambahkan jumlah kuota bagi warga yang memuat janji temu secara Online, dari awalnya 480 ditambah menjadi 1500 orang.

Penyiar

Komentar