(Taiwan, ROC) --- Cuaca di Taiwan pada pekan ini diketahui sedikit lebih hangat. Namun demikian, suhu udara di mayoritas wilayah Taiwan pada pekan lalu diberitakan berada di titik terdingin. Bahkan suhu terendah berkisar 3.3C terjadi di kawasan Nantou pada Minggu subuh kemarin.
Ahli kesehatan di Taiwan mengingatkan kepada warga, selain menjaga kehangatan, maka juga perlu untuk memperhatikan suhu di dalam ruangan. Jika suhu dalam ruangan terlampau rendah, maka tubuh manusia akan mengonsumsi kadar oksigen terlampau banyak, yang mana akan meningkatkan risiko kematian mendadak, terutama kepada mereka yang berusia lanjut.
Sebaliknya, jika suhu dalam ruangan terlampau tinggi ternyata juga akan berdampak buruk bagi kesehatan, yang mana dapat menyebabkan kontraksi serius pada pembuluh darah, dan bukan tidak mungkin akan meningkatkan kemungkinan terserang stroke.
Ahli Bedah Kardiovaskular, Yuan Ming-chi (袁明琦) mengatakan, “Mereka yang berusia lanjut atau mereka yang rutin mengonsumsi obat, kalau (suhu) tiba-tiba berbeda sebanyak 5OC,maka (tubuh) mereka tidak dapat langsung bereaksi. Jika tidak hati-hati, maka pembuluh darah akan pecah. Saat kondisi pecahnya serius, mungkin akan terkena stroke atau serangan jantung bahkan mungkin meninggal. Dan kalau kondisinya ringan, maka plak di pembuluh darah akan rontok.”
Agar tubuh mudah menyesuaikan perubahan suhu yang terjadi signifikan, maka dokter menyarankan untuk tetap menjaga kehangatan dan membiasakan diri untuk hidup teratur.
Jangan begadang dan tidurlah yang cukup setidaknya 8 jam sehari. Mayoritas warga akan terbiasa untuk mengonsumsi minuman hangat atau kuah panas selama musim dingin. Namun, mereka lupa untuk menjaga tubuh terhindar dari dehidrasi.
Dokter mengimbau warga untuk tetap mengonsumsi air putih, setidaknya 1500 hingga 2000 CC setiap harinya.
Jangan takut mengonsumsi gula karena alasan takut gemuk, karena gula dapat menghangatkan badan.
Dokter kembali mengingatkan, berpakaian saat musim dingin juga tidak kalah penting, dan perhatikan jumlah pakaian yang dikenakan pada bagian atas tubuh.
Di samping itu, dokter juga menganjurkan kepada para warga untuk berada di luar ruangan menghirup udara segar, guna meningkatkan kesehatan dan kesegaran pada organ paru-paru







