Tinggal di kota metropolitan membuat sebagian besar warga memilih untuk “menuntaskan persoalan makan 3 kali sehari”, dengan membeli di kedai makanan kemudian bawa pulang.
Baru-baru ini, seorang netizen memposting makan malamnya yang ia beli dari sebuah toko. Dalam foto tersebut dapat terlihat adanya barisan telur berukuran kecil yang masih “berbaris rapi” di salah satu helai sayuran.
Postingan itu diunggah di akun 爆廢公社公開版 (baca: Bào fèi gōngshè gōngkāi bǎn) oleh salah seorang netizen. Ia pun menuliskan, “Saya tidak memesan telur!”.
Sontak saja, unggahan tersebut mendatangkan ragam komentar dari warganet lainnya. Beberapa dari menuliskan, “Itu kan telur serangga, sayurnya belum dicuci bersih. Aku tidak mampu menyantapnya!”, “Itu artinya, pemilik kedai makanan menggunakan sayur organik. Sayuran organik justru harganya lebih mahal!”. (Sumber Foto: 爆廢公社公開版臉書)
RTI Radio Taiwan International 










