Taifun Megi yang menyapu kawasan Filipina pada awal pekan ini, ternyata menyisakan cerita pilu. Beberapa titik diberitakan terjadi tanah longsor dan banjir, sehingga mengakibatkan banyak warga tidak sempat menyelamatkan diri.
Banyak mayat yang terkubur tanah longsor dan akhirnya ditemukan di kawasan yang menjadi titik terparah.
Pejabat setempat menyampaikan, jumlah korban yang tewas, meningkat menjadi 148 orang dan masih ada sekitar 100 lebih lainnya dilaporkan hilang.
Sejauh ini, Megi adalah taifun terkuat yang melanda kawasan Filipina untuk tahun 2022.
Taifun Megi membawa curah hujan lebat yang turun hingga berhari-hari, mengakibatkan puluhan ribu orang terpaksa harus mengevakuasi diri ke pusat-pusat pengungsian sementara.
Provinsi Leyte yang terletak di Filipina tengah diberitakan menjadi kawasan terparah. Tanah longsor diketahui menghancurkan kawasan pertanian, nelayan dan rumah penduduk setempat.
Sebelumnya, pada tahun 2013, Provinsi Leyte juga dilanda taifun berkekuatan moderat, yakni Taifun Haiyan.
Para ilmuwan memperingatkan, bencana taifun dengan dampak yang kian menghancurkan akan sering terjadi pada masa mendatang, dikarenakan fenomena perubahan iklim dan pemanasan global. (Sumber Foto: AFP News)
RTI Radio Taiwan International 













