History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Pintu Perbatasan Taiwan Diperlonggar Bagi Visa Bisnis Secepat-cepatnya Tanggal 28 Februari 2022

  • 09 February, 2022
Kedai RTISI
Pintu Perbatasan Taiwan Diperlonggar Bagi Visa Bisnis Secepat-cepatnya Tanggal 28 Februari 2022

(Taiwan, ROC) --- Pada awal pekan ini, Komandan Pusat Komando Epidemi Sentral (CECC) – Chen Shih-chung (陳時中) kembali mengumumkan bahwa tingkat kewaspadaan level dua tetap diberlakukan hingga tanggal 28 Februari 2022 mendatang. Pelancong dengan tujuan bisnis akan diizinkan datang ke Taiwan secepat-cepatnya semenjak 28 Februari 2022.

Menjawab pertanyaan dari pihak luar perihal kapan pembatasan di pintu perbatasan Taiwan akan dicabut, Chen Shih-chung menekankan akan mencari metode yang paling cocok bagi Taiwan, dengan tetap mempertimbangkan situasi penularan pandemi dan kondisi perekonomian dalam negeri.

Situasi penularan COVID-19 untuk kategori kasus dalam dan luar negeri masih belum menemukan titik terang.

Dalam pertemuan pers rutin yang digelar, Komandan CECC menyampaikan, selama liburan perayaan Imlek, kasus penularan COVID-19 tidak pecah dalam jumlah besar dan tidak ada rantai sumber penularan baru. Secara keseluruhan, situasi COVID-19 dalam negeri dapat terbilang stabil.

Namun, melihat situasi yang terjadi di Korea Selatan dan negara lainnya, maka Taiwan tetap harus hati-hati, serta cermat menanggapi seluruh perubahan situasi yang diprediksi dapat terjadi secara tiba-tiba.

CECC juga mengumumkan bahwa peraturan mengenakan masker saat berfoto atau olahraga tetap diberlakukan. Di samping itu, makan dan minum juga dilarang dilakukan saat menaiki kendaraan umum, aktivitas keagamaan dalam skala besar tetap harus dibatalkan dan para politisi juga dilarang menggelar aksi kampanye keliling.

Apakah pintu perbatasan Taiwan akan mulai diperlonggar semenjak bulan Maret mendatang? Chen Shih-chung menjawab, pihaknya akan mengumpulkan seluruh pendapat yang muncul di tengah masyarakat. CECC akan menemukan metode yang paling sesuai dengan perkembangan COVID-19 dengan mempertimbangkan perekonomian warga.

Chen Shih-chung mengatakan, “Kami juga cemas jika keputusan kami tidak dapat mencakup semuanya. Oleh karena itu, setiap pendapat yang ada akan kami dengar dengan sebaik-sebaiknya, akan kami lihat dengan baik, kemudian dipahami. Lalu akan kami jadikan sebagai bahan pertimbangan untuk menetapkan kebijakan relevan setelah tanggal 28 Februari 2022. Kami tentu akan menentukan keputusan dengan tetap menjaga kestabilan ekonomi masyarakat dan juga memperhitungkan pencegahan pandemi, untuk kemudian menemukan cara penanggulangan pandemi yang sesuai dengan Metode Taiwan”.

Chen Shih-chung menambahkan, pihaknya belum memperhitungkan perihal pelonggaran pada sektor pariwisata. Ia pun meminta kepada seluruh warga untuk terus bersabar. Untuk saat ini, pemerintah hanya melonggarkan beberapa kebijakan yang menyangkut transaksi perdagangan. Hingga kini, baru menyusun ketentuan untuk melonggarkan peraturan bagi mereka yang hendak datang ke Taiwan dengan tujuan bisnis. CECC akan terus memantau dan mempelajari seluruh peristiwa yang berkembang di tengah masyarakat. Jika tidak berhalangan, maka pintu perbatasan Taiwan akan terbuka bagi para pelancong bisnis paling cepat setelah tanggal 28 Februari 2022. 

 

Penyiar

Komentar