History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Sumber Infeksi COVID-19 Tidak Diketahui, Pakar: Sulit untuk Memperlambat Penularan Pandemi

  • 28 January, 2022
Kedai RTISI
Sumber Infeksi COVID-19 Tidak Diketahui, Pakar: Sulit untuk Memperlambat Penularan Pandemi

(Taiwan, ROC) --- Saat ini masih ada 6 kasus COVID-19 dalam negeri yang tidak diketahui sumber penularannya. Bahkan strain virus dari salah satu kasus di pelabuhan Kaohsiung mempunyai kemiripan dengan strain asal Filipina, yakni BA.2. Di samping itu, masih ada 3 kasus di Taoyuan yang tidak diketahui sumbernya dari mana.

Dokter penyakit menular Universitas Nasional Taiwan – Huang Li-min (黃立民) menyampaikan, dirinya tidak menutup kemungkinan bahwa virus telah menyebar di tengah masyarakat. Dibutuhkan kerja ekstra untuk mengidentifikasi dan mengetahui akses penularan dari virus-virus tersebut.

Ia juga menyampaikan, membutuhkan waktu yang cukup lama bagi COVID-19 untuk berkembang menjadi flu biasa. Prediksi ini juga akan memakan waktu yang Panjang.

Salah satu pakar kesehatan dalam negeri mengingatkan, bahwa varian Omicron saat ini cenderung menulari mereka yang berada di rentang usia 50 tahun ke bawah. Dan kebanyakan anak muda tidak bergejala. Oleh karena itu, diingatkan kepada masyarakat luas untuk segera melakukan vaksinasi COVID-19 secepatnya.

Dokter Spesialis Anak-anak, Huang Li-min (黃立民) mengatakan, “Jika ada kasus baru yang tidak diketahui sumber penularannya, artinya virus yang berada di tengah masyarakat cukup banyak. Dan strain BA.2 jika dibandingkan saat ini sepertinya  memiliki daya penularan yang lebih cepat ketimbang Omicron. Seberapa kuat? Masih belum dapat dipastikan.”

Penularan COVID-19 kali ini mayoritas didominasi oleh warga berusia 50 tahun ke bawah, bahkan remaja dan bayi pun terkonfirmasi positif. Meski mayoritas bergejala ringan, tetapi penularan yang membludak dapat membuat kapasitas di rumah sakit kian berkurang.

Ahli Toksikologi Chao Ming-wei (招名威) mengatakan, “Meliputi Taman Kanak-kanak masih ada rantai penularan yang tersembunyi. Ini adalah hal yang tidak dapat kita pastikan. Dengan keadaan seperti saat ini, hal yang patut dicemaskan adalah apakah ini bisa menular dalam skala besar.”

Masih terlalu awal untuk memperdebatkan apakah COVID-19 dapat berubah menjadi flu umum.

Dokter Spesialis Anak-anak, Huang Li-min mengatakan, “Butuh waktu bagi virus untuk berubah menjadi flu umum. Apakah virus ini hanya berjumlah 2 generasi. Saya pun cukup meragukannya.”

Ahli Toksikologi Chao Ming-wei mengatakan, “(Flu umum) harus memiliki tingkat kematian yang rendah, tapi untuk hal ini, bagi mereka yang belum menerima vaksinasi, maka efek dari Omicron akan menyebabkan tingkat keparahan dan kematian menjadi cukup tinggi.”

Semua pihak tentu berharap agar pandemi ini cepat usai. Oleh karena itu, tetap diimbau kepada masyarakat untuk menaati prokes dan menerima vaksinasi yang lengkap.

Penyiar

Komentar