Kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) kembali terjadi di Changhua. Seorang wanita bermarga Wang (王姓婦人) mengalami tindakan kekerasan dari sang suami selama 2 tahun lamanya. Sang suami yang bermarga Nian (粘姓男子) tersebut bahkan menyerang beberapa area vital, meliputi mata dan kepala.
Tidak sampai di situ, anak Wang yang berusia 6 tahun pun harus dipukul sedemikian rupa hingga lebam-lebam dan terluka. Nian diberitakan menendang dengan begitu kerasnya, hingga membuat sang anak tersebut tidak berani mengeluarkan suara atau menangis.
Wang pun memutuskan untuk berani keluar dan menguak kekejaman Nian ke publik, setelah melihat kejadian yang dialami oleh anggota legislator DPP, yakni Kao Chia-yu (高嘉瑜).
Wang meminta pertolongan dan membeberkan kejadian yang dialaminya kepada salah seorang Youtuber, yakni 正義哥 (baca: zhèngyì gē) yang memang fokus membahas isu sosial masyarakat di kanal pribadinya.
Mengapa Wang tidak melaporkan hal tersebut kepada pihak yang berwajib? Wang mengujar, dirinya sudah sempat beberapa kali mengadukan kepada polisi, tetapi yang ia dapatkan hanya imbauan dan tidak ada tindakan pertolongan yang lebih nyata. Bahkan, ia harus kembali dipukul oleh Nian, setelah mobil polisi meninggalkan kediaman mereka.
Netizen pun beramai-ramai menyelidiki status latar belakang dari keluarga Nian. Dikabarkan, ayah dan paman Nian adalah warga setempat yang memiliki pengaruh cukup kuat. Warganet pun menaruh perhatian dan simpati mendalam terhadap apa yang dialami oleh Wang dan anaknya. Mereka berharap agar instansi berwenang segera mengambil tindakan nyata, guna melindungi setiap warga. (Sumber Foto: TVBS News)
RTI Radio Taiwan International 












