(Taiwan, ROC) – Saat masa epidemi tahun lalu, Taiwan menyumbangkan masker medis untuk Slovakia, dan pada tahun ini Taiwan yang kekurangan vaksin berbalik menerima sumbangan vaksin dari pihak Slovakia. Guna mengungkapkan rasa terima kasih atas bantuan hangat dari ribuan mil jauhnya, Pusat Layanan Kabupaten Hualien, Dirjen Imigrasi Nasional (NIA) Distrik Utara menyelenggarakan kegiatan promosi multikultural, yang bertajuk “Tur Budaya Slovakia di Eropa Tengah” di pusat pelayanan NIA Hualien, pada hari Thanksgiving (25 November) yang lalu.
Pihaknya dalam kegiatan tersebut menghadirkan pembicara asal Slovakia, Mjartanova Eva yang mengenakan pakaian tradisional khas Slovakia, membuat teman-teman Penduduk Migran Baru terpukau dan berseru “sangat cantik sekali”! Dengan diiringi musik Slovakia yang merdu, para peserta pun diajak untuk bersama-sama ikut menari tarian tradisional Slovakia. Selama kegiatan berlangsung, Mjartanova Eva memperkenalkan pemandangan alam dan adat budaya di kota kelahirannya secara terperinci. Dirinya juga mengemukakan jika pakaian tradisional Slovakia memiliki ciri-ciri pola corak yang kaya, bordir yang indah dan gaya yang beragam, namun hanya dikenakan pada festival atau acara-acara penting saja.
Slovakia terletak di tengah-tengah jantung Eropa yang berbatasan dengan Republik Ceko, Polandia, Austria, Hongaria, dan Ukraina, dengan pegunungan megah di dalam wilayah yurisdiksinya. Pada Abad Pertengahan, merupakan wilayah kekuasaan Kerajaan Hongaria, jadi terdapat banyak kastil abad pertengahan di wilayah tersebut, dan mendapatkan sebutan “Negara kastil”. Di bawah pengaruh latar belakang sejarah dan lingkungan geografis seperti yang dijelaskan sebelumnya, berbagai kawasan mengembangkan pakaian dan hidangan tradisional khas mereka masing-masing.
Setelah berbagi cerita akan kampung halamannya, teman-teman Penduduk Migran Baru pun dapat mencicipi hidangan khas Slovakia yang dibuat sendiri oleh Mjartanova Eva, seperti salad kentang yang disajikan dengan menggunakan kentang, bawang bombay, wortel, serta berbagai ragam sayur-sayuran, dan semua orang pun merasa tertarik dengan metode memasak ala Eropa ini. Mjartanova Eva menuturkan, Slovakia tidak memiliki kebiasaan untuk merayakan Thanksgiving, namun akan menikmati hidangan-hidangan ini saat berkumpul dengan sanak keluarga pada hari Natal, ditemani dengan hidangan ikan.
Penduduk Migran Baru berkewarganegaraan Vietnam, Aling dengan sangat gembira menyampaikan, saat Taiwan kekurangan vaksin, dirinya sama sekali tidak tahu kapan baru mendapatkan giliran untuk divaksinasi. Namun kemudian, satu demi satu Negara bergiliran menyumbangkan vaksin untuk Taiwan, dirinya pun saat ini telah selesai divaksinasi dan dapat dengan aman bepergian keluar. Ternyata Negara asal Mjartanova Eva, merupakan salah satu Negara yang turut menyumbangkan vaksin, Terima Kasih Banyak! Kampung halaman Mjartanova Eva sangatlah indah. Apabila ada kesempatan, maka saya juga akan pergi mengunjungi Slovakia yang indah bak negeri dongeng.
Direktur Pusat Layanan Kabupaten Hualien, Hu Chao-ren (胡朝仁) mengemukakan, memanfaatkan kesempatan kegiatan promosi multikultural ini untuk berterima kasih kepada Penduduk Migran Baru atas kontribusi dan upaya mereka selama berada di Taiwan. Beliau juga berterima kasih atas penjelasan dari Mjartanova Eva yang penuh semangat, dan berhasil membangkitkan respon antusias dari setiap peserta. Dirinya percaya jikalau ada kesempatan, semua orang akan pergi mengunjungi Slovakia yang indah. Dirjen Imigrasi akan terus bekerja keras untuk mempromosikan multikulturalisme, mendorong Penduduk Migran Baru dan penduduk komunitas dapat memahami multikulturalisme, sehingga dapat membangun masyarakat Taiwan yang beragam, harmonis dan saling menghormati.
RTI Radio Taiwan International 













