Peristiwa pemukulan terhadap karyawan toko di kawasan Gaoshu – Pingtung, menggegerkan warga Taiwan. Awalnya, wanita bermarga Pan (潘姓) mengingatkan pengunjung toko bermarga Yang (楊姓) untuk mengenakan masker, saat masuk ke dalam toko.
Lelaki yang berusia 50 tahun-an tersebut pun langsung menyerang wanita sang penjaga toko, dengan menggunakan tangan kosong. Pukulan demi pukulan dilancarkan ke bagian wajah dari wanita yang berusia 29 tahun itu.
Akibat pukulan tersebut, Pan mengalami luka yang cukup serius di bagian wajah, terutama pada bagian mata dan hidung. Tim dokter yang merawat menyampaikan, pukulan yang begitu kerasnya mengakibatkan retina mata terkelupas dan tulang hidung patah, dicemaskan Pan akan mengalami gangguan penglihatan atau bahkan buta.
Media mewartakan, ini bukanlah serangan pertama yang pernah dilakukan oleh Yang. Ibunda Yang menyampaikan, dirinya sudah angkat tangan dan tidak bisa mengendalikan tingkah laku anaknya yang sangat meresahkan. Ketika ditanya perihal kompensasi, sang ibunda menjawab dirinya tidak punya uang untuk memberikan bayaran apa-pun.
Media ETToday melaporkan, Yang diberitakan menderita penyakit mental yang tidak diketahui sumbernya selama kurang lebih 10 tahun.
Warga sekitar menambahkan, saat penyakitnya kambuh, Yang akan bertindak tidak wajar dan dapat menyerang objek di sekitarnya. Pernah suatu ketika, Yang diserang oleh seekor anjing hitam, dan dia pun membalas balik dengan menggigit anjing tersebut hingga tewas. (Sumber Foto: ETToday)
RTI Radio Taiwan International 













