History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Perekonomian

  • 29 September, 2021
Galeri
Perekonomian
Galeri
Perekonomian
Galeri
Perekonomian

Kenaikan harga barang dengan perolehan nilai upah yang tidak sebanding, membuat masyarakat Taiwan kewalahan. Baru-baru ini, Taiwan masuk ke dalam peringkat 10 besar untuk kategori negara dengan harga barang termahal di dunia.

Daftar tersebut dirilis oleh Numbeo, perusahaan yang mengumpulkan database untuk mengalkulasikan aspek kehidupan masyarakat dunia, meliputi harga barang, tingkat kejahatan, kualitas jaminan kesehatan dan lain-lain.

Daftar Numbeo tersebut pun diunggah oleh salah seorang netizen Taiwan ke media sosial PTT dan menimbulkan perdebatan hangat. Pada tahun 2021, harga sembako Taiwan masuk ke dalam daftar 10 termahal di dunia. Selain itu, harga susu di Taiwan adalah yang termahal kedua di dunia.

Netizen lainnya pun kembali berkomentar bahwa harga beras dan kentang Taiwan juga adalah yang termahal keempat di dunia. Di samping itu, harga buah apel di Taiwan adalah yang termahal kelima di dunia.

Untuk kategori "tiket bioskop", menonton film di Taiwan sama mahalnya dengan negara-negara berpenghasilan tinggi lainnya, yakni berkisar NT$ 300 per 1 kali nonton. Angka ini bahkan lebih mahal dari Korea Selatan yang hanya berkisar NT$ 258.

Kondisi kian memprihatinkan, jika melihat harga properti rumah yang kian melambung tinggi, mengingat jumlah rata-rata pemasukan warga Taiwan yang tidak sebanding.

Upah minimum di Taiwan diketahui sebanding dengan negara-negara seperti Portugal, Lithuania, Slovakia dan Polandia. Namun ironinya, harga barang di Taiwan diberitakan dua kali lebih mahal dari negara-negara tersebut.

Para pengguna media PTT pun beramai-ramai meninggalkan pesan mereka, "Harga barang di Taiwan benar-benar keterlaluan", "Satu-satunya yang murah di Taiwan adalah ASKES, selebihnya mahal!". (Sumber Foto: TVBS News)

Penyiar

Komentar