History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Menghadapi Ancaman RRT, Militer ROC Menganggarkan Ratusan Miliar NT$ untuk Membeli Rudal Hsiung Feng

  • 24 September, 2021
Kedai RTISI
Menghadapi Ancaman RRT, Militer ROC Menganggarkan Ratusan Miliar NT$ untuk Membeli Rudal Hsiung Feng

(Taiwan, ROC) --- Belakangan ini pesawat RRT (Republik Rakyat Tiongkok) diberitakan kembali memasuki wilayah udara Taiwan. Dalam satu hari, personil Angkatan Udara (AU) telah merilis peringatan di udara sebanyak 9 kali.

Menilik situasi yang berkembang saat ini, AU pun mengumumkan untuk merancang "RUU Khusus Pengadaan Proyek Peningkatan Kekuatan Tempur Udara dan Laut" dan membeli fasilitas sistem rudal Hsiung Sheng, dengan jangkauan tembakan yang mencapai 1.000 kilometer.

Guna mencegah invasi serangan musuh di udara, Kementerian Pertahanan Nasional (MND) menganggarkan dana sebesar NT$ 240 miliar, guna mengembangkan sistem rudal dalam negeri.

Menteri MND, Chiu Kuo-cheng (邱國正) mengatakan, “Mempertimbangkan ancaman serangan musuh secara menyeluruh

Mantan Komandan AU, Chang Yen-ting (張延廷) mengatakan, “Rudal jelajah supersonik. Dalam hal ini, serangan yang dilancarkan mampu menjangkau jarak musuh, terutama untuk jangkauan sepanjang 800 hingga 1.200 kilometer. Apakah hal tersebut akan memberikan tekanan pada sumbernya? Kemampuan serangan jarak jauh telah ditingkatkan. Kemampuan pertahanan untuk kawasan Taiwan dan Penghu juga meningkat. Dengan tingkat akurasi yang cukup tinggi, (kekeliruan) hanya berjarak sekitar 15 meter.”

Meski terbilang mahal, tetapi pakar militer merasa bahwa sistem rudal ini menjadi sangat penting.

Mantan Komandan AU, Chang Yen-ting (張延廷) mengatakan, “Kami tengah mengevaluasi kekurangan yang kami miliki. Anggaran sebanyak NT$ 240 miliar untuk memperkuat sistem tempur di udara dan laut. Ini juga akan menopang sektor perindustrian militer dalam negeri.”

Otoritas Taiwan terus memperkuat kemampuan militer mereka, salah satunya adalah dengan meningkatkan jumlah anggaran.

 

Penyiar

Komentar