Tragedi Taroko Express yang terjadi pada awal April lalu telah menimbulkan korban jiwa sebanyak 49 orang. Awalnya, pihak Taiwan Railways Administration (TRA) mendiskusikan jumlah kompensasi yang akan diberikan kepada setiap keluarga korban, yakni sebesar NT$ 5,4 juta (setara dengan Rp. 2,8 miliar).
Angka tersebut kembali direvisi menjadi NT$ 15,7 juta (setara dengan Rp8,1 miliar), yang mana jumlah tersebut setara dengan total kompensasi yang diterima anggota keluarga peristiwa kecelakaan Puyuma Express yang terjadi pada tahun 2018 silam.
Di lain pihak, Kementerian Kesehatan dan Kesejahteraan (MOHW) mengucurkan dana sumbangan masyarakat sebesar NT$ 15 (setara dengan Rp. 7,7 miliar) juta kepada anggota keluarga korban.
Dengan demikian, total kompensasi yang berhak diterima anggota keluarga korban berjumlah NT$ 30,7 juta (setara dengan Rp. 15,9 miliar).
Wang Kwo-tsai (王國材) yang baru menjabat posisi Menteri Perhubungan juga telah mengkonfirmasi uang tersebut masuk ke dalam rekening dan diterima dengan baik oleh anggota keluarga.
Jumlah di atas diberitakan menjadi yang tertinggi dalam sejarah pemberian kompensasi di Republik Tiongkok (Taiwan). (Sumber Foto: CNA News)
RTI Radio Taiwan International 











