Strategi marketing yang diterapkan oleh restoran sushi “Sushiro” belakangan ini menjadi buah bibir warga di Taiwan. Sushiro memberlakukan program promosi “makan sepuasnya” bagi mereka yang memiliki nama yang sama dengan huruf 鮭魚 baca: guīyú (arti: Ikan Salmon).
Promosi tersebut pun mendatangkan gelombang perubahan nama di seluruh penjuru Taiwan. Menurut data yang diterima media, ada sekitar 255 warga Taiwan yang memutuskan untuk mengubah nama mereka menjadi 鮭魚, hanya untuk bisa menyantap sepuasnya.
Dari angka di atas, sebagian besar dari mereka diketahui lahir pada tahun 1987 hingga 1992. Tidak heran, jika warganet di Taiwan menyematkan sebutan baru, yakni “generasi salmon”, bagi mereka yang lahir di rentang tahun tersebut.
Di Taiwan sendiri, setiap warga hanya memiliki 3 kali kesempatan dalam seumur hidup, untuk mengubah nama. Di masa lampau, mengubah nama akan dianggap sebagai peristiwa besar dalam proses menjajaki kehidupan. Namun hal tersebut rasanya cukup berbeda dengan zaman kekinian, terutama bagi “generasi salmon”. (Sumber Foto: Google)
RTI Radio Taiwan International 











