Hingga hari ini, situasi perpolitikan di Myanmar masih belum berada dalam kondisi yang stabil. Aung San Suu Kyi beserta pejabat terpilih lainnya masih tertahan dan belum dibebaskan.
Pada tanggal 11 Maret 2021, pemerintah militer Myanmar mengumumkan kasus kejahatan Aung San Suu Kyi berikutnya. Aung San Suu Kyi dituduh telah menerima uang ilegal sebesar US$ 600.000 dan emas dengan berat mencapai 11 KG.
Di saat yang sama, konflik antara demonstran dengan aparat kepolisian setempat masih terus bergulir hingga hari ini.
Salah seorang investigator Hak Asasi Manusia dari PBB, Thomas Andrews menyampaikan, setidaknya telah ada 70 warga tewas semenjak militer Myanmar mengumumkan kudeta pada tanggal 1 Februari lalu.
Militer Myanmar dituding telah melakukan pelecehan dan penganiayaan, atas berbagai kasus kejahatan HAM. (Sumber Foto: CNA News)
RTI Radio Taiwan International 











