Dikarenakan gelombang hawa dingin yang sempat menyelimuti Taiwan pada awal tahun 2021 kemarin, telah berakibat pada rusaknya lahan selasih (Ocimum Basilicum).
Hal tersebut juga berdampak pada komoditas selasih di dalam negeri, terutama bagi mereka yang berdomisili di kawasan utara dan selatan Taiwan.
Bahkan ada warga yang rela mengendarai kendaraan pribadi mereka, dan mendatangi langsung kawasan Pingtung, yang menjadi pusat penanaman selasih di Taiwan.
Pembudidaya selasih di Pingtung menyampaikan, jumlah pesanan terus berdatangan, membuat mereka harus bekerja ekstra setiap harinya.
Selasih (九層塔 baca: jiǔcéngtǎ) merupakan salah satu pelengkap yang sering kali menemani menu-menu kuliner khas Taiwan, sebut saja gorengan ayam Taiwan (鹹酥雞 baca: xiánsūjī) atau telor dadar goreng.
Belakangan ini, komoditas selasih dalam negeri diberitakan menurun dan hanya tersisa 25%. Beberapa pasar di Taiwan diberitakan membanderol selasih dengan harga mencapai NT$ 300 per kilogramnya.
Pedesaan Wandan yang terletak di Kabupaten Pingtung merupakan salah satu kawasan penanaman selasih terbanyak di Taiwan, dengan proporsi mencapai 60%. (Sumber Foto: CNA News)
RTI Radio Taiwan International 












