Hingga berita ini diluncurkan, klaster penularan COVID-19 di Taoyuan General Hospital kembali menginfeksi satu orang. Kini telah ada 10 orang yang positif terkonfirmasi terpapar virus korona yang berasal dari klaster rumah sakit terkait.
Rumah sakit Chang Gung yang berlokasi di Linkou merilis pernyataan resmi mereka yang melarang seluruh kunjungan besuk untuk kategori “ruang rawat umum (general ward)”, dan meminta anggota keluarga menggunakan inovasi virtual untuk menjenguk pasien yang dirawat di kamar ini.
Dalam pengumuman yang dirilis pada Rabu siang (21/1), Chang Gung Hospital juga merilis kebijakan besuk untuk kategori “ruang instalasi rawat intensif (Intensive Care Unit)”, yang hanya mengizinkan satu pendamping untuk satu pasien. Dan mereka diwajibkan untuk membawa kartu identitas untuk dilakukan pendataan sebelum masuk ke dalam lokasi rumah sakit.
Sebelumnya, dalam konferensi pers yang digelar pada Rabu siang (20/1), Pusat Komando Epidemi Sentral (CECC) juga telah meminta kepada seluruh institusi medis kesehatan di Taiwan untuk memperketat pengawasan warga yang keluar masuk kompleks mereka.
Chang Gung Hospital menjadi rumah sakit pertama di Taiwan yang merilis pernyataan, guna memperkuat pengontrolan pencegahan COVID-19. (Sumber Foto: CNA News)
RTI Radio Taiwan International 











