Gunung api Vesuvius meletus dan menghancurkan kota kuno Pompei di Italia pada 2000 tahun yang lalu.
Otoritas Italia mengumumkan bahwa para arkeolog setempat telah menemukan 2 jasad korban yang disinyalir tewas akibat terpaan debu bersuhu tinggi dari gunung tersebut.
2 jasad itu ditemukan di kompleks vila yang terletak di pesisir luar Kota Pompei.
Media AFP dan CNN mewartakan, melihat dari jenis kain yang tersisa, dapat dipastikan bahwa kedua jasad ini adalah seorang budak berusia muda yang tewas bersama dengan tuannya
Gigi dan tulang dari kedua jasad tersebut masih utuh. Budak yang terkubur diperkirakan berusia 18 hingga 23 tahun dengan pakaian sedikit longgar dan tulang punggung yang patah. Para arkeolog memperkirakan bahwa ini merupakan jasad seorang budak pekerja kasar.
Sedangkan satunya adalah orang dengan status sosial tinggi, karena ditemukan adanya bekas jubah berbahan wol yang menempel di lehernya.
Gunung api Vesuvius meletus pada tahun 79 masehi. Reruntuhan Kota Pompei disinyalir terkubur di dalam hamparan abu vulkanik yang dihembuskan gunung Vesuvius.
Kota Pompei menjadi tujuan wisata kedua terbesar di Italia setelah Colosseum, dengan perkiraan jumlah wisatawan mencapai 4 juta setiap tahunnya. (Sumber Foto: CNA News)
RTI Radio Taiwan International 











