(Taiwan, ROC) --- Guna mengajak anak-anak untuk lebih mengenal keanekaragaman spesies di Taiwan, Museum Nasional Taiwan meluncurkan pameran eksplorasi dengan tajuk “Taiwan, Our Home”.
Dalam pameran ini akan diperkenalkan 150 spesimen geologi, flora dan fauna. Pihak museum juga telah mempersiapkan 6 galeri utama, guna mengajak anak-anak untuk belajar menghargai ragam perbedaan.
Di dalam area terdapat bongkahan batu yang dapat berbicara dan memperkenalkan 9 jenis batu-batuan; meliputi batu pasir, basal, marmer dan lain-lain.
Di samping itu, anak-anak juga dapat mendengar suara dari berbagai spesies fauna yang unik, misal lumba-lumba, ikan paus dan lain-lain. Di dalam area pameran, para pengunjung juga dapat menghirup aroma semerbak dari Chamaecyparis-formosensis dan pohon kamper.
Pihak panitia mempresentasikan 17 spesimen hewan khas Taiwan, yang memperlihatkan keanekaragaman hayati Bumi Formosa.
Kurator Kuo Chao-ling (郭昭翎) mengatakan, “Sebenarnya pameran kami berfokus pada keanekaragaman hayati. Tetapi kami akan berangkat dari perbedaan makhluk-makhluk hidup yang ada, kemudian memperkenalkannya. Jadi kami akan memperkenalkan perbedaan yang ada. Hewan-hewan ini ke seluruh pengunjung. Kemudian makanan yang mereka asup juga berbeda. Selanjutnya akan menggunakan cara ini untuk memberitahukan anak-anak, bahwa sebenarnya ada perbedaan di antara makhluk hidup. Yang terpenting bagi kami adalah menghargai perbedaan tersebut.”
Di area pameran juga terdapat 27 mesin yang paling mendapat perhatian anak-anak, yakni mesin yang dapat memperlihatkan 600 karya lukisan anak-anak.
Kuo Chao-ling mengatakan, “Konsep karya ini ditemukan oleh tim kesenian “Luxury Logico”. Mereka menyebutkan, bahwa anak-anak bagai sebuah benih. Setelah ditanam akan tumbuh menjadi pohon yang banyak. Pohon yang banyak tersebut akan menjadi hutan belantara.”
Kepala Museum Nasional Taiwan, Hong Shi-you (洪世佑) menyampaikan pihaknya juga telah bekerja sama dengan LINE untuk merancang stiker khusus yang menggambarkan keanekaragaman hayati di Taiwan.






