Situasi penularan virus korona di Britania Raya kembali memanas belakangan ini. Pada tanggal 22 September 2020 (waktu setempat), Perdana Menteri Boris Johnson menginstruksikan kepada seluruh pemilik restoran/bar setempat, untuk mengakhiri jam operasional mereka pada pukul 22:00.
Di depan anggota parlemen lainnya, Boris Johnson juga menetapkan beberapa ketentuan lainnya. Di antaranya adalah pembatasan tamu pernikahan, yakni maksimal 15 orang, dan tamu yang hendak menghadiri prosesi pemakaman, yakni maksimal 30 orang.
Kedua peraturan di atas mulai berlaku di seluruh penjuru Inggris, terhitung tanggal 28 September 2020 minggu mendatang.
Di samping itu, bagi warga yang tidak mengenakan masker ketika berada di tempat umum atau sengaja berkerumun (maksimal 6 orang), maka akan dikenakan denda sebesar £ 200 (setara dengan NT$ 7.434). Tentara militer juga akan dikerahkan untuk membantu aparat kepolisian, guna menertibkan masyarakat. (Sumber Foto: CNA News)
RTI Radio Taiwan International 










