A De (阿德) adalah seorang Pekerja Migran Asing (PMA) asal Vietnam yang mengadu nasibnya di Taiwan. Sebelum memutuskan hijrah ke Taiwan, A De adalah seorang juru masak di kampung halamannya.
Setelah tiba di Taiwan, A De mun pulai mengenal makanan khas Taiwan, salah satunya adalah oyster omelette yang mirip dengan kuliner Vietnam. A De pun menawarkan jasanya kepada salah satu pemilik toko untuk mencicipi resep yang pernah dibuat olehnya.
Siapa sangka jika tangan handal A De berhasil membuat sajian oyster omelette yang lezat. Sang pemilik toko pun memuji kepiawaian A De dalam meracik dan memasak menu tersebut. Dan berkat tangan A De, toko sang pemilik tersebut bisa menjual 400 porsi oyster omelette dalam satu hari.
Namun sayangnya, pihak imigrasi setempat menerima laporan jika A De yang merupakan juru masak di toko tersebut merupakan PMA hilang kontak (ilegal). Mereka pun langsung menuju ke lokasi untuk melaksanakan prosedur penangkapan.
Salah satu toko yang menjual makanan khas Taiwan di Distrik Ziguan, Kota Kaohsiung memperkerjakan A De sebagai juru masak mereka. Saat didatangi tim imigrasi, mereka menemukan jika A De adalah seorang juru masak yang handal. Berkat dedikasinya, toko tersebut selalu didatangi oleh banyak warga yang ingin mencicipi kuliner oyster omelette.
Ketenaran oyster omelette dari toko tersebut pun sempat menjadi salah satu rekomendasi para blogger makanan.
Ketika berita A De muncul ke permukaan, banyak pihak yang sangat menyayangkan dengan status A De. Tidak sedikit dari mereka yang menaruh simpati terhadap A De. (Sumber Foto: CNA News)
RTI Radio Taiwan International 











