Epidemi virus korona yang merebak di akhir tahun 2019 perlahan-lahan menggerogoti kehidupan di permukaan bumi. Hingga hari ini, telah ada sekitar 1,4 juta manusia di dunia yang terkonfirmasi positif terinfeksi dan 80.000 orang meninggal dunia. Wabah yang telah menjadi pandemi ini juga tidak sedikit telah menulari beberapa tokoh dan petinggi dunia. Sebut saja Perdana Menteri Inggris yang harus diberikan perawatan insentif, setelah sempat dikabarkan kesehatan Beliau memburuk. Di samping itu, negara yang menjadi tuan rumah penyelenggaraan Olimpiade 2020, juga telah mendeklarasikan status darurat. Perdana Menteri Jepang, Shinzo Abe pada tanggal 7 April 2020 telah mengeluarkan deklarasi yang menyatakan bahwa Negara Sakura telah memasuki situasi genting, diimbau kepada seluruh warga setempat untuk tidak keluar rumah jika tidak mendesak. Organisasi Perburuhan Internasional (ILO) pada tanggal 7 April 2020 juga telah mengeluarkan laporan terbarunya. ILO memperkirakan 81% kaum pekerja di permukaan bumi harus merasakan dampak negatif COVID-19. Disebutkan juga dalam laporan tersebut, bahwa populasi pengangguran global telah mencapai 25 juta orang, ini juga merupakan krisis dunia terburuk semenjak era Perang Dunia II. (Sumber Foto: CNA News)
RTI Radio Taiwan International 











