Media Jepang Kyodo News mewartakan, otoritas Negeri Sakura telah memberitahukan kepada pihak Komite Olimpiade Internasional (IOC) bahwa pemerintahan mereka akan menyetujui keputusan IOT jika harus menunda pelaksanaan Olimpiade dan Paralimpiade. Pada awalnya, pelaksanaan olahraga dunia bergengsi tersebut akan dibuka pada tanggal 24 Juli 2020 mendatang. Namun, dikarenakan kekhawatiran komunitas dunia akan kesehatan para atlet di saat kecamuk COVID-19 tengah melanda, membuat beberapa pihak petinggi internasional menyerukan agar pelaksanaan Olimpiade harus ditunda. Sebelumnya, prosesi penjemputan obor Olimpiade Tokyo tetap digelar pada tanggal 26 maret 2020 silam. Media Jepang Jiji Press menuliskan, Sekjen Komisi Penyelenggaraan Olimpiade Tokyo, Toshirō Mutō menyampaikan bahwa pelaksanaan agenda penjemputan obor Olimpiade pada tanggal 26 Maret 2020 tetap berlangsung sesuai jadwal. Obor Olimpiade akan berkeliling dan akan dipamerkan ke publik di 3 kawasan di Jepang. Saat ini, obor Olimpiade tengah berada di Prefektur Miyagi tersebut berhasil menarik 50.000 warga untuk datang berkumpul dan melihat dari dekat. Di tengah kekhawatiran semakin merebaknya wabah COVID-19 , Komite Olimpiade Tokyo menyampaikan akan mempertimbangkan untuk menangguhkan kegiatan pameran obor Olimpiade tersebut. (Sumber Foto: CNA News)
RTI Radio Taiwan International 













