(Taiwan, ROC) --- Di tengah merebaknya wabah "COVID-19", membuat institusi medis dan sarana transportasi umum meningkatkan langkah penanggulangan yang kian intensif. Misal, petugas yang bertanggung jawab mengukur suhu tubuh di Rumah Sakit Shin Kong (新光醫院) menetapkan standar perlindungan yang setara dengan status darurat. Mereka dilengkapi dengan masker mulut N95 dan sarung tangan. Hal yang sama juga terlihat di pintu masuk Rumah Sakit Universitas Nasional Taiwan. Mereka bahkan mengenakan pakaian dan kacamata pelindung. Untuk sarana transportasi umum, setiap harinya dilaksanakan prosedur sterilisasi sebelum jadwal keberangkatan pertama dimulai. MRT Kota Taipei bahkan meningkatkan jadwal sterilisasi sebanyak 1 kali per 4 jam.
Para personil di Rumah Sakit Chang Gung berjaga-jaga di depan pintu masuk. Mereka mengenakan pakaian pelindung, lengkap dengan kacamata dan masker mulut. Mereka bertugas memeriksa suhu tubuh para warga, dengan harapan menekan penyebaran virus COVID-19.
Di samping itu, Rumah Sakit Universitas Nasional Taiwan menambahkan fasilitas sensor pengukur suhu tubuh dengan menggunakan sinar inframerah.
Kepala Rumah Sakit Shin Kong (新光醫院), Hou Sheng-mao (侯勝茂) mengatakan, " Hasil pemeriksaan dikirim ke pihak CDC, membutuhkan waktu 24 jam, dan lebih jauh. Oleh karena itu, kami telah meningkatkan kemampuan kami. Dan kami dirikan selama 2 hari dan akan didaftarkan sebagai laboratorium khusus CDC. Dengan kemampuan ini, kami akan lebih cepat dalam membedakan apakah suhu panas (demam) ini termasuk kategori COVID-19".







