History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Misi ke Bulan Menjadi Ajang Kompetisi Komunitas Internasional

  • 19 July, 2019
Kedai RTISI
Misi ke Bulan Menjadi Ajang Kompetisi Komunitas Internasional

(Taiwan, ROC) --- “Ini langkah kecil saya, tetapi ini adalah langkah besar bagi umat manusia”. Itu adalah perkataan Astronot Neil Amstrong saat tiba pertama kali di bulan. Peristiwa sejarah pengiriman manusia ke bulan oleh Apollo 11, telah memasuki usia setengah abad. Kini, selain Donald Trump yang telah menetapkan akan mengirim manusia ke bulan pada tahun 2024 mendatang, negara-negara lain juga telah menetapkan tujuan serupa. Sebut saja Daratan Tiongkok dan India.

Pada tanggal 16 Juli 2019, misi membawa manusia ke bulan oleh Apollo 11 genap berusia 50 tahun. Seluruh warga Negeri Paman Sam, antusias merayakan acara peringatan tersebut. Michael Collins yang merupakan salah satu astronot Apollo 11, juga terlihat hadir dalam upacara peringatan yang digelar di Kennedy Space Center.

Membutuhkan 4 hari bagi Apollo 11 untuk dapat mendarat di bulan. Pada tanggal 20 Juli 1969, pesawat luar angkasa yang membawa 3 awak berhasil mendarat di bulan. Saat itu, Armstrong menjadi orang pertama yang menginjakkan kakinya di bulan. Setelah 27 menit, Aldrin menyusul Armstrong. Sedangkan Michael Collins tetap berada di orbit bulan dalam Command Module.

Michael Collins mengatakan, “Ada yang terus bertanya kepada saya, apakah saya merasa kesepian ketika saya harus tetap berada di orbit bulan. Di kala itu, saya memang sendirian di sana (orbit bulan). Jawaban saya adalah tidak. Saya merasa sangat baik. Dahulu, saya sendirian menerbangkan pesawat. Dengan kata lain, mengendarai pesawat di udara bukanlah hal yang baru bagi saya. Saya memiliki kebanggan terhadap lingkungan dimana saya tinggal. Saya sangat puas dengan tempat yang pernah saya tinggali dahulu. Sembari melihat (bagaimana) menjalankan tugas yang rumit ini”.

Meskipun Uni Soviet adalah negara pertama yang berhasil mengirimkan pesawat ruang angkasa ke bulan, namun Amerika Serikat merupakan satu-satunya pihak yang berhasil mengirim manusia ke bulan. Namun yang jelas, semenjak tahun 1976, misi bulan sudah kosong selama 37 tahun terakhir. Hingga di tahun 2013, Daratan Tiongkok berhasil mengirimkan alat detektor ke bulan dengan misi Chang’e 3.

Pada awal tahun 2019, Daratan Tiongkok kembali mengirimkan misi Chang’e 4 ke bulan. Di samping itu, Israel pada bulan April juga mengirimkan pesawat tanpa awak yang mengangkut alat pendeteksi ke bulan, namun sayang harus jatuh di atas permukaan bulan. India juga dikabarkan ingin mewujudkan impiannya untuk menjadi negara keempat yang tiba di bulan, namun berita ini harus kandas secara tiba-tiba.

Penyiar

Komentar