(Taiwan, ROC) Penjualan senjata AS “komponen kapal induk dan dukungan teknis lainnya” kepada Taiwan yang disiapkan pada tanggal 8 Juni waktu Amerika Timur mencapai nilai USD 120 juta, pihak AS menyampaikan prosedur pengadaan senjata ini dan diharapkan dalam kurun 1 bulan mulai diberlakukan. Juru Bicara Kemenlu Joanne Ou pada hari Kamis ini dalam konferensi pers menyampaikan, Kemenlu bersikap menyambut baik dan mengapresiasi pemerintah AS yang berdasarkan hukum hubungan Taiwan dan Six Assurances, memenuhi janjinya untuk menjaga keamanan Taiwan. Joanne Ou mengatakan, ini merupakan ke-4 kalinya dalam pemerintahan Presiden Joe Biden, juga merupakan penjualan senjata ke-3 kalinya untuk tahun 2022, ini menunjukkan dukungan sepenuhnya AS dalam memenuhi kebutuhan Taiwan memperkuat pertahanan nasional, pemerintah AS memperhatikan Taiwan.
Jubir Kemenlu Joanne Ou mengatakan, “Menunjukkan pemerintah AS sepenuhnya mementingkan permintaan pertahanan nasional Taiwan, dalam beberapa tahun terakhir ini mendukung kebijakan pengadaan senjata untuk Taiwan, membantu Taiwan untuk mendapatkan peralatan yang diperlukan dengan waktu cepat, secara efektif meningkatkan kemampuan pertahanan Taiwan.”
Kemenhan pada hari Kamis ini (9/6) menyampaikan, dalam menanggapi pesawat militer RRT yang kerap kali memasuki zona pertahanan udara dan perairan Taiwan, penjualan senjata AS ini bermanfaat untuk menyempurnakan perlengkapan kapal laut tempur dan pengisian ulang bahan yang terpakai, diharapkan proyek pengadaan ini akan disempurnakan dalam 1 bulan ini. Kemenhan mengatakan, AS berdasarkan pada hukum hubungan Taiwan dan Six Assurances, berlanjut membantu Taiwan meningkatkan pertahanan nasional, yang menjadi dasar untuk menjaga stabilitas. Kemenhan memutuskan membeli senjata dengan AS, juga menyampaikan terima kasih kepada pemerintah AS. Kemenhan mengemukakan, kali ini AS bersedia untuk menyediakan komponen kapal induk yang bermanfaat untuk penyempurnaan kapal induk Taiwan, memenuhi permintaan militer Taiwan dalam misi berperang.