(Taiwan, ROC) --- KTT Demokrasi Kopenhagen berlangsung pada tanggal 9 Juni 2022. Delegasi anggota legislator yang dibentuk oleh Yuan Legislatif tiba di Kopenhagen pada tanggal 8 Juni 2022, dan sudah menggelar pertemuan dengan Walikota Kopenhagen, Jens-Kristian Lutken.
Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak bertukar pandangan perihal isu-isu yang menjadi perhatian bersama, misal kebudayaan, pendidikan, teknologi dan energi hijau. Tim delegasi juga tidak lupa untuk mempersilakan Jens-Kristian Lutken untuk datang mengunjungi Taiwan.
KTT Demokrasi Kopenhagen yang diselenggarakan oleh Aliansi Demokrasi tersebut, akan berlangsung pada tanggal 9 Juni hingga 10 Juni 2022. Yuan Legislatif membentuk tim khusus yang beranggotakan anggota legislator lintas partai untuk turut serta dalam KTT ini. Tim delegasi ini terdiri dari anggota legislator Fan Yun (范雲) dari Partai DPP, Hsieh Yi-fong (謝衣鳯) dari Partai KMT, Claire Wang (王婉諭) dari Partai NPP, Chiu Chen-yuan (邱臣遠) dari Partai TPP dan Freddy Lim (林昶佐) dari non-partai.
Dalam akun facebooknya, Freddy Lim menuliskan, tim delegasi akan bertemu dengan Walikota Kopengahen, Jens-Kristian Lutken, sesaat setelah mendarat di Denmark. Ia menuliskan, bahwa Denmark adalah negara yang sering dikunjunginya pada masa lalu, karena kebutuhan pekerjaan. Oleh karena itu, Freddy Lim akan membahas kerja sama di sektor budaya dan industri inovatif dengan Walikota Kopenhagen.
Sedangkan, Fan Yun, Hsieh Yi-fong, Claire Wang dan Chiu Chen-yuan, akan bertukar pandangan dengan Walikota Jens-Kristian Lutken perihal pendidikan, pertanian dan energi hijau.
Pada Rabu malam (8/6), Claire Wang menyampaikan, seluruh anggota delegasi telah tiba di Denmark. Pertama-tama, seluruh tim mengunjungi Balai Kota Kopenhagen, yang dipandu oleh Heidi Wang, seorang anggota dewan Kopenhagen, yang lahir dan besar di Taiwan. Setelah itu, Kepala Perwakilan ROC di Denmark, Lee Shying-jow (李翔宙) mendampingi dan bertemu dengan Walikota Jens-Kristian Lutken.
Claire Wang menambahkan, saat bertemu dengan delegasi Yuan Legislatif, Walikota Jens-Kristian Lutken menekankan bahwa Denmark dan Taiwan adalah mitra penting dari kubu liberal dan demokrasi. Ia juga menjelaskan pentingnya persatuan dari negara-negara pembela demokrasi, terutama di tengah bangkitnya pengaruh RRT dan konflik yang pecah di Ukraina saat ini.
Claire Wang menuturkan, sektor teknologi dan pendidikan teknologi di Taiwan mendapat pengakuan tinggi dari Walikota Jens-Kristian Lutken. Ia percaya bahwa industri teknologi Taiwan akan menempati posisi penting dunia, serta menjadi sumber daya teknis yang dibutuhkan oleh komunitas global.
Dikarenakan masih ketatnya kebijakan perbatasan negara akibat COVID-19, Walikota Jens-Kristian Lutken menyayangkan belum bisa mengunjungi Taiwan dalam waktu dekat ini. Namun saat pintu perbatasan diperlonggar, ia berharap dapat berkunjung ke Taiwan guna membahas pertukaran di sektor teknologi hingga pendidikan.
Selain mengundang Walikota Jens-Kristian Lutken untuk berkunjung ke Taiwan, delegasi anggota legislator juga mengungkapkan harapan mereka, agar Taiwan dan Denmark memiliki lebih banyak kesempatan untuk melakukan kerja sama di sektor perpolitikan, teknologi dan industri hijau.