(Taiwan, ROC) – Pada peringatan 33 tahun Insiden 4 Juni, Kementerian Luar Negeri atau MOFA menulis surat kepada masyarakat Daratan Tiongkok pada hari Sabtu tanggal 4 Juni di akun Facebooknya dalam aksara Mandarin sederhana dan juga dalam bahasa Inggris, meminta mereka untuk bisa melompat dinding internet atau menembus batasan dinding internet yang ada, guna mencari Lapangan Tiananmen pada tanggal 4 Juni dan mempelajari kebenaran sejarah jika mereka menemukan surat imbauan tersebut.
Kementerian Luar Negeri menyatakan bahwa 33 tahun yang lalu hari ini, suara-suara yang hendak mendapatkan kebebasan dan demokrasi berkumpul di Lapangan Tiananmen di Beijing, dan tiba-tiba dibungkam hanya dalam semalam, memecahkan ingatan setiap generasi yang ada. Hal ini diyakini jika tidak sedikit warga Daratan Tiongkok yang juga mampu merasakannya. Setiap tahun di saat hari peringatan insiden tiba, banyak hal yang tidak boleh diungkapkan, tidak boleh dinyatakan, tidak dapat menuliskannya bahkan tidak boleh diperiksa.
Kementerian Luar Negeri menyatakan bahwa karena banyak warga Daratan Tiongkok yang menggunakan VPN (Virtual Private Networks) untuk melihat teks tersebut di akun Facebook, mereka mungkin juga mencari "Lapangan Tiananmen 4 Juni" untuk melihat apakah ada informasi yang disembunyikan di negara mereka sendiri, dan siapa gerangan yang dengan sengaja menyembunyikan informasi yang ada.
Kementerian Luar Negeri menyampaikan harapan bahwa suatu hari nanti, masyarakat Daratan Tiongkok tidak lagi mengorbankan diri sendiri untuk mencapai tujuan dari partai politik, tetapi juga berharap kebebasan, demokrasi dan hak asasi manusia dapat menjadi bahasa bersama antara kedua belah pihak antar selat Taiwan.