History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Blinken Kritik Paksaan RRT Terhadap Taiwan, MOFA: Bekerja Sama dengan AS Lawan Ekspansi Otoriter

  • 27 May, 2022
  • 陳柏萇
Blinken Kritik Paksaan RRT Terhadap Taiwan, MOFA: Bekerja Sama dengan AS Lawan Ekspansi Otoriter
Blinken Kritik Paksaan RRT Terhadap Taiwan, MOFA: Bekerja Sama dengan AS Lawan Ekspansi Otoriter

 (Taiwan, ROC) – Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS), Antony Blinken dalam pidatonya di Universitas George Washington pada 26 Juni waktu Amerika bagian timur, menguraikan gambaran lengkap dari strategi pemerintahan Joe Biden terhadap Republik Rakyat Tiongkok (RRT). Dalam pidatonya tersebut, dirinya berfokus pada hubungan kompetitif strategis AS-RRT, dan menegaskan kembali jika AS akan terus mematuhi “Kebijakan satu Tiongkok” berdasarkan Undang-Undang Hubungan Taiwan, Tiga Komunike AS-Tiongkok dan Enam Jaminan, serta mengutuk tindakan pemerintah Negeri Panda yang terus menerus memperbesar tekanan keamanan dan diplomatik terhadap Taiwan, dan menekankan jika Amerika Serikat menentang perubahan status quo secara sepihak di Selat Taiwan dan posisi jangka panjang lainnya.

Terkait hal tersebut, MOFA pada hari ini (27/5) menuturkan, tekanan pihak RRT terhadap keamanan, ekonomi, dan partisipasi internasional Taiwan telah menimbulkan keprihatinan besar dari AS dan masyarakat internasional. Dalam menghadapi tantangan dan gangguan berkelanjutan pemerintah Negeri Panda terhadap tatanan internasional berbasis aturan, semuanya berserah kepada sekutu dan mitra demokrasi global untuk dapat bersatu dan meresponsnya secara bersama-sama. Juru Bicara MOFA, Joanne Ou (歐江安) mengatakan, ”Taiwan berada di garis depan perjuangan global dalam melawan ekspansi otoriter, dan kami akan terus bekerja sama dengan negara-negara mitra yang berpikiran serupa untuk bersama-sama membela tatanan internasional berbasis aturan.”

MOFA membeberkan, Taiwan dan Amerika Serikat selalu memiliki saluran komunikasi yang dekat dan baik, pihak AS sebelumnya juga telah memberi tahu Taiwan secara rinci akan pidato Menlu AS di Washington.

Perdana Menteri Su Tseng-chang (蘇貞昌) dalam sebuah wawancara saat meninjau apotek komunitas New Taipei mengemukakan, Taiwan pasti akan membela diri, serta menjaga perdamaian regional dengan negara-negara lain yang berpikiran serupa. Sangat berterima kasih kepada AS, Jepang, dan negara-negara lain, karena mereka tidak hanya memperhatikan perdamaian dan keamanan regional, tetapi juga memuji Taiwan pada pertemuan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Upaya Taiwan semakin dilihat dan dihargai oleh dunia, Taiwan akan terus bekerja keras, dan kami berharap Negeri Tirai Bambu dapat memikul tanggung jawabnya sebagai negara besar serta menjaga perdamaian regional dan dunia, agar tidak disingkirkan oleh negara-negara lain yang menuntut kebebasan dan demokrasi.

Komentar

Terbarumore