History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Lebih dari 1500 Anggota Parlemen Eropa Kirim Surat Dukungan Taiwan Turut WHA

  • 19 May, 2022
  • 鄭蕙玲
Lebih dari 1500 Anggota Parlemen Eropa Kirim Surat Dukungan Taiwan Turut WHA
MOFA: dukungan untuk partisipasi Taiwan dalam WHA semakin tinggi (foto: RTI)

(Taiwan, ROC) -- Suara masyarakat internasional mendukung Taiwan untuk dapat bergabung dalam Sidang Majelis Kesehatan Dunia (WHA) terus terakumulasi, Kementerian Luar Negeri hari Kamis (19/5) menyampaikan, sehubungan dengan “Formosa Club” di Benua Eropa yang diketuai bersama oleh pemimpin-pemimpin masing-masing negera termasuk kongres Benua Eropa berjumlah 34 negara, petisi dari 1.504 anggota parlemen yang memberikan suara dukungan kuat bagi keikutsertaan Taiwan dalam WHA d diusung ke Sekjen WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus. Kementerian Luar Negeri mengemukakan, jumlah suara dukungan petisi untuk kali ini mencatat rekor terbaru, bahkan bertambah drastis dibandingkan dengan rekor tertinggi sebelumnya yaitu tahun lalu sebanyak 1.084 anggota parlemen dari 29 negara, hal ini memperlihatkan semakin kuatnya kesepakatan dari kubu yang memiliki kesepahaman serupa di seluruh Eropa yang memberikan suara dukungan bagi Taiwan untuk dapat berpartisipasi dalam WHO

Lebih dari 1.500 anggota parlemen yang tergabung dalam Formosa Club untuk kawasan Benua Eropa menandatangani petisi yang diusung ke Sekjen WHO, termasuk Presiden Komisi Eropa, Ursula von der Leyen dan Perwakilan Tinggi Urusan Luar Negeri dan Kebijakan Keamanan Uni Eropa Josep Borrell. Kementerian Luar Negeri Taiwan menghaturkan terima kasih yang sebesar-besarnya dan kembali mengimbau Sekjen WHO untuk benar-benar memperhatikan opini dunia, agar Taiwan dapat bersama-sama berkontribusi bagi kesehatan serta kesejahteraan masyarakat dunia. Juru Bicara Kemenlu Joanne Ou mengatakan, “Kementerian Luar Negeri sekali lagi mendesak WHO untuk menjunjung sikap netral dan profesional, selain itu juga mendesak WHO untuk mengundang Taiwan sebagai anggota pengamat dalam WHA, bersama-sama memajukan kesehatan dan keselamatan manusia.”

Dalam petisi mengungkapkan, Pencegahan pandemi Taiwan menjadi contoh bagi dunia, bahkan pada masa ini juga mengulurkan tangan memberikan bantuan bagi negara-negara lainnya, pecahnya perang Rusia dan Ukraina yang juga pada masa pandemi ini, untuk itu Taiwan segera memberikan bantuan dengan mengirimkan 27 ton barang-barang pencegahan pandemi kepada pemerintah Ukraina secara bertahap sejak awal Maret kemarin, selain itu juga menyumbangkan barang dengan nilai lebih dari US$15 juta kepada pengungsi Ukraina. Petisi anggota parlemen menegaskan bahwa virus tidak mengenal batasan negara, jika Taiwan diabaikan dari WHO maka tidak saja merugikan hak masyarakat Taiwan tetapi juga menghilangkan kesempatan bagi masyarakat internasional untuk mendapatkan kontribusi dan pengetahuan pengalaman Taiwan, untuk itu mengimbau agar mengundang Taiwan dengan status anggota pengamat turut dalam WHA, dan menerima Taiwan dalam pertemuan, mekanisme dan kegiatan WHO, dengan demikian baru memenuhi tekad janji bagi kepentingan umum dengan tidak mengabaikan siapapun. 

Kementerian Luar Negeri menyampaikan, turut dalam penandatangan petisi ini juga ada Kepala Dewan Perwakilan Republik Ceko Marketa Pekarova Adamova, Kepala Dewan Perwakilan Lithuania Viktorija Cimelyte-Nielsen, 4 wakil ketua perwakilan parlemen Benua Eropa, wakil ketua senator Perancis, Belgia, Luksemburg, Slovakia, Polandia dan lainnya.

Komentar

Terbarumore