(Taiwan, ROC) - Latihan Militer Hanguang No. 38 dengan misi utama simulasi skenario perang resmi diluncurkan pada hari Senin, dijadwalkan berlangsung berturut-turut lima hari hingga tanggal 20.
Kementerian Pertahanan Nasional (MND) menyatakan, sejumlah skenario perang akan disimulasi untuk latihan kali ini, termasuk analisis kondisi musuh dan pengungkapan perang Rusia-Ukraina; dan mengantisipasi kondisi pandemi, sejumlah prokes telah diterapkan untuk mencegah penularan.
Perihal diubahnya format Latihan Militer Hanguang No. 38 tahun ini dari simulasi berbasis komputer menjadi simulasi berbasis skenario, Mayor Jenderal Liu Er-rong menjelaskan, simulasi akan mencontoh operasi pertahanan dalam perang Rusia-Ukraina, dan mengumpulkan kader penting Angkatan Bersenjata untuk bertatap muka dalam membahas perang taktis secara rinci, dan kemudian mendapatkan konsensus operasional dan menyatukan konsep penggunaan pasukan yang kondusif untuk pengembangan rencana operasional, dan memberikan referensi khusus untuk membangun persenjataan dan mempersiapkan perang.