(Taiwan, ROC) -- Bursa saham Taiwan (Taiwan Stock Exchange, TAIEX)terus merosot, pagi hari ini (10/5) sempat menembus batasan “16000”; Pejabat Dana Keamanan Nasional menyampaikan, pada dasarnya perekonomian Taiwan stabil, tetapi Amerika Serikat menaikkan suku bunga, perang Rusia dan Ukraina serta unsur internasional yang sulit untuk dikendali, untuk itu Dana Keamanan Nasional akan terus memantau dengan seksama situasi ekonomi dan politik global.
Bursa saham Amerika Serikat juga terpuruk parah, Indeks Semikonduktor Philadelphia mengalami penurunan drastis 5,13%, bursa saham Taiwan pagi hari ini juga terpuruk, bahkan menembus batasan rendah 16000, terpuruk 300 poin lebih, tetapi setelah itu terjadi pantulan sehingga fluktuasinya berkisar 16000.
Pejabat Dana Keamanan Nasional menyampaikan, bursa saham Taiwan tentu juga mendapat pengaruh dari keterpurukan bursa saham Amerika Serikat, tetapi pada dasarnya landasan perekonomi Taiwan tetap stabil, untuk ekspor impor selama April juga kuat seperti sebelumnya; Pasar saham Jepang, Korea, Daratan Tiongkok, Hongkong melemah, sementara pasar saham Taiwan mengalami sedikit penurunan, dan hingga sekarang ini penurunan memperlihatkan lebih membaik dibandingkan dengah penurunan kemarin.
Pejabat tersebut menyampaikan, pasar saham harus memantau situasi secara keseluruhan termasuk unsur pengaruh lingkungan sekitarnya, tidak boleh hanya melihat “batasan” saja. Landasan bursa saham Taiwan masih cukup baik, tetapi Fed Amerika Serikat yang menaikan suku bunga, inflasi, kemacetan rantai pasokan, pengaruh dari perang Rusia dan Ukarina serta faktor-faktor internasional lain yang sulit untuk dikendalikan untuk itu Dana Keamanan Nasional harus terus memantau situasi dengan seksama.
Sedangkan unsur intervensi dalam negeri, pejabat tersebut menyampaikan, dipengaruhi dengan pandemi COVID-19 yang belakangan ini kembali merebak panas di Taiwan, kebijakan pencegahan pandemi juga mengarah pada keterbukaan dengan fasilitas-fasilitas pendukung lainnya, setelah masa sakit berlalu dengan aman maka situasi pasar saham akan ada perbaikan.