(Taiwan, ROC) - Ketua Yuan Legislatif You Si-kun (游錫堃) dan para pemimpin fraksi legsilatif parpol hari Senin, 28 Maret, resmi memublikasikan persetujuan penambahan butir dalam Undang Undang Dasar untuk merendahkan usia warga negara yang memiliki hak pilih dari 20 menjadi 18 tahun.
Menurut peraturan, durasi pengumuman akan berlangsung setengah tahun hingga 28 September sebelum amandemen diserahkan kepada Komisi Pemilihan Umum (CEC), yang kemudian akan menggelar referendum nasional dalam tiga bulan untuk meraih persetujuan lebih lanjut dari rakyat.
Menilik tingginya persentase suara referendum yang dibutuhkan bagi persetujuannya, You menyerukan masyarakat untuk berupaya bersama agar warga berusia 18-20 tahun bisa memiliki hak pilih.
You Si-kun mengatakan, “Berusaha agar 900 ribu warga muda bisa ikut dalam memutuskan masa depan negara, maknanya penting sekali. Keputusan penting dalam isu referendum dan pemilu, jika opini kaum muda turut dipertimbangkan, implementasinya akan bisa lebih dekat dengan hati mereka, maka saya imbau masyarakat untuk berupaya bersama.”
Mengenai isu sensitif lain tentang penggabungan penyelenggaraan pemilu dan referendum, You menegaskan, partai berkuasa dan oposisi telah setuju untuk menyerahkannya kepada CEC, tapi apakah akan digelar secara bersamaan untuk pemilu 2022, akan diputuskan oleh CEC sendiri.