(Taiwan, ROC) – Dalam pembicaraan secara online antara mantan Perdana Menteri Jepang, Abe Shinzo dengan Presiden Tsai Ing-wen, mengungkit “Jika Taiwan bermasalah maka berarti Jepang juga bermasalah dan Amerika Serikat sebagai sekutu Jepang juga bermasalah, selain itu juga menegaskan tidak akan membiarkan kekuatan senjata mengubah situasi Indo Pasifik.
Kepala Biro Pertahanan Keamanan Chen Ming-tong (陳明通), Wakil Menteri Luar Negeri, Tien Chung-kwang (田中光) hari ini (24/3) memberikan laporan “Persiapan kerja terkait pertahanan dan keamanan serta merespons situasi terbaru Asia Timur” di Yuan Legislatif. Saat Legislator partai berkuasa Partai Progresif Demokratik (DPP) Lo Chih-cheng menginterpelasi apakah ini pendapat pribadi Shinzo Abe atau posisi dari Jepang. Tien Chung-kwang beranggapan nantinya perlahan-lahan menjadi kesepakatan dari Jepang.
Tien Chung-kwang mengatakan, “Ada dalam cakupan ini, terlebih dalam pembicaraan online antara Presiden Tsai Ing-wen dan Shinzo Abe kembali menegaskan point ini, kami juga mengetahuinya bahwa pengaruh dari Shinzo Abe di Jepang sangat besar, saya yakin beliau mewakili beberapa cakupan yang ada dari pemerintah Jepang. Tentu saja bukan (bukan pendapat pribadi Shinzo Abe)”
Mengenai pihak Amerika Serikat, Tien Chung-kwang menyampaikan, saat ini masih belum ada komentar terhadap perkataan ini, tetapi dari berbagai ajang yang ada Amerika Serikat kerapkali menegaskan bahwa hubungan Taiwan dan Amerika Serikat adalah sekokoh batu karang.
Selain itu, tersiar kabar bahwa pihak Amerika Serikat menyarankan agar Taiwan menghindari penggunaan nama dan bendera negara saat menghadiri sidang “Samudera Kami” (OOC) yang digelar oleh Palau yang merupakan salah satu sahabat diplomatik Taiwan pada April mendatang, untuk hal ini Kementerian Luar Negeri belum membantahnya. Dalam menjawab interpelasi dari Legislator Partai Kuomintang (KMT) Johnny Chiang, Kepala Biro Pertahanan Keamanan Chen Ming-tong malah menyampaikan bahwa kembali lagi ia katakan bahwa Amerika Serikat mempunyai strategi yang tegas untuk topik permasalahan keamanan antar selat Taiwan.
Cheng Ming-tong mengemukakan, Dalam masa perang Ukraina dan Rusia, selain tentara Amerika Serikat tidak terjun masuk untuk hal lainnya pihak Amerika Serikat memberikan banyak bantuan bagi Ukraina, layaknya hubungan kakak beradik yang tidak ada sistem hukumnya, sementara hubungan dengan Taiwan memiliki sistem hukumnya sehingga semakin jelas dan nyata. Terkait dengan pertanyaan Johnny Chiang mengenai situasi situasi, lingkungan, dan musuh yang berbeda dari kedua negara, bagaikan metafora, Chen Ming-tong menyampaikan bahwa tidak tepat dan tidak ada hubungannya dengan perumpamaan ini, karena ada faktor umum dan faktor-faktor lain yang berbeda.