History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

PM Su: AS Mementingkan Perdamaian Regional dan Mendukung Taiwan

  • 01 March, 2022
  • 鄭蕙玲
PM Su: AS Mementingkan Perdamaian Regional dan Mendukung Taiwan
PM Su Tseng-chang (foto: CNA)

(Taiwan, ROC) Presiden AS Joe Biden kembali menugaskan rombongan perwakilan senior parpol ke Taiwan, PM Su Tseng-chang pada hari Selasa ini (1/3) menyampaikan, saat situasi dunia terjadi perubahan, Presiden AS Joe Biden mengutus rombongan petinggi secara khusus berkunjung ke Taiwan, hal ini menunjukkan pentingnya posisi Taiwan dan hubungan Taiwan-AS, juga menandakan AS mementingkan perdamaian kawasan dan mendukung sikap Taiwan.

Situasi tegang yang dialami oleh Ukraina, maka Presiden AS Joe Biden mengutus rombongan politikus senior dengan pesawat khusus berkunjung ke Taiwan pada tanggal 1-2 Maret 2022. Presiden Tsai Ing-wen diagendakan bertemu dengan rombongan ini di Istana Kepresidenan pada tanggal 2 Maret dan menjamu makan malam, hal ini menunjukkan hubungan Taiwan-AS sekokoh batu karang. PM Su Tseng-chang pada hari Selasa ini (1/2) dalam sidang Yuan Eksekutif melaporkan pihaknya yang membuka impor produk makanan dari Fukushima dan laporan khusus situasi di Ukraina, ia menyampaikan bahwa situasi dunia mengalami perubahan, Presiden AS Joe Biden mengutus politikus tinggi secara khusus ke Taiwan, hal ini menandakan betapa pentingnya hubungan Taiwan-AS dan posisi Taiwan, yang menunjukkan pihak AS mendukung Taiwan.

PM Su Tseng-chang mengatakan, “Amerika Serikat mementingkan perdamaian regional dan mendukung sikap Taiwan, melakukan dialog dengan presiden kami, bersama memperhatikan situasi segala sektor, ini adalah tindakan yang sangat luar biasa.”

Pertemuan sidang Yuan Eksekutif pada tanggal 25 Februari, rapat pembahasan antar parpol berkuasa dan oposisi memutuskan, pada hari ini mengundang PM Su untuk memberi laporan terkait impor produk makanan dari Fukushima dan tanggapan terhadap konflik Rusia-Ukraina. Yuan Eksekutif dalam laporan tertulis “” disampaikan oleh PM Su Tseng-chang bahwa situasi geostrategic Taiwan-Ukraina berbeda, peran penting dalam lingkungan geografis dan rantai pasokan internasionalpun berbeda, semua negara yang bergabung dalam aliansi demokrasi sangat mendukung keamanan Taiwan, perdamaian dan stabilitas laut Taiwan serta memperhatikan serta mendukung rantai pasokan Taiwan.

PM Su mengatakan, kejadian Rusia menginvasi Ukraina, maka Taiwan sendiri wajib berwaspada, dalam mengemban tugas pertahanan diri, warga Taiwan wajib mempertahankan tanah air sendiri, mulai memperkuat diri baru bisa menolong orang lain. Kemiliteran memantau situasi perkembangan kawasan Rusia-Ukraina, serta memantau ketat terhadap indikasi-indikasi kemungkinan mendapat serangan udara dari RRT.

PM Su mengatakan, setiap langkah Taiwan, juga akan memengaruhi masa depan dunia, penghinaan tidak dapat menggantikan perdamaian, Taiwan tidak akan pernah bersikap agresif terhadap perang, juga tidak akan pernah memulai perang, akan tetapi aktif mempersiapkan bertempur, memperkuat pembelaan terhadap kedaulatan, kebebasan demokrasi, akan mempertahankan tanah air, melindungi masyarakat tidak akan takluk, meminta agar warga bersama berupaya demi melindungi Taiwan.

Komentar

Terbarumore