History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

22 Warga Taiwan yang Dievakuasi dari Ukraina Tiba di Polandia, Slovakia

  • 28 February, 2022
  • 陳志勇
22 Warga Taiwan yang Dievakuasi dari Ukraina Tiba di Polandia, Slovakia
Foto dari bus yang membawa 18 warga negara Taiwan memasuki Polandia melalui perbatasan Ukraina, Sabtu, 26 Februari. (Foto: MOFA)

(Taiwan, ROC) - Sebanyak 22 warga negara Taiwan telah dievakuasi dari Ukraina ke Polandia dan Slovakia setelah Rusia meluncurkan serangan terhadap negara di Eropa timur itu, demikian diumumkan Kementerian Luar Negeri (MOFA) melalui sebuah keterangan pers pada hari Minggu.

Menurut MOFA, 18 dari 22 warga Taiwan tersebut tiba di Polandia dengan bus yang diatur oleh pemerintah Taiwan 46 jam setelah melarikan diri dari ibukota Ukraina, Kyiv.

Bus itu menyelesaikan pemeriksaan perbatasan Ukraina-Polandia pada hari hari Sabtu sekitar pukul 20:00 malam (waktu Taiwan), kemudian melanjutkan perjalanan menuju Kota Lublin di Polandia timur di mana mereka disambut oleh perwakilan Taiwan untuk Polandia Bob Chen (陳龍錦) dan staf diplomat lainnya, jelas MOFA.

Setelah istirahat sejenak, bus membawa para pengungsi ke ibu kota Polandia Warsawa di mana mereka akan memutuskan sendiri apakah akan kembali ke Taiwan atau menuju lokasi lain, lanjutnya.

Sementara itu, dalam misi evakuasi terpisah, MOFA mengatakan empat warga Taiwan telah tiba di Slovakia dari Ukraina pada Minggu pagi.

MOFA berterima kasih kepada pemerintah Polandia dan Slovakia yang telah memfasilitasi misi evakuasi, dan terhadap 14 warga Taiwan yang tetap berada di Ukraina, termasuk tujuh di Kyiv, MOFA mengatakan akan tetap berhubungan dengan mereka dan menawarkan semua bantuan yang diperlukan jika mereka memilih untuk meninggalkan Ukraina.

Taiwan mengecam invasi Rusia terhadap Ukraina sebagai tindakan mengubah status quo secara sepihak, dan mengumumkan pada hari Jumat, akan mengikuti langkah Amerika Serikat, Uni Eropa dan sejumlah negara lain dalam menjatuhkan sanksi terhadap Rusia.

Komentar

Terbarumore