(Taiwan, ROC) - Mantan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Mike Pompeo akan mengunjungi Taiwan minggu depan dan dijadwalkan bertemu dengan Presiden Tsai Ing-wen (蔡英文), demikian diumumkan Kementerian Luar Negeri (MOFA) pada hari Senin, seraya melukiskan perjalanan tersebut sebagai indikasi dukungan bipartisan Washington yang kuat untuk Taipei.
Selama perjalanan empat hari dari tanggal 2 hingga 5 Maret, selain Presiden Tsai, Pompeo dan istrinya juga akan bertemu dengan Wakil Presiden William Lai (賴清德) dan Menteri Luar Negeri Joseph Wu (吳釗燮) dan menghadiri jamuan makan yang diselenggarakan oleh mereka, juga diundang untuk menyampaikan pidato pada 4 Maret oleh Prospect Foundation, sebuah yayasan yang berafiliasi dengan pemerintah, kata MOFA.
Lebih lanjut, MOFA mengungkapkan sambutan hangat bagi rencana kunjungan Pompeo, yang disebutnya sebagai sahabat jangka panjang Taiwan yang telah mempromosikan hubungan Taipei-Washington yang lebih dekat, selama masa jabatannya dalam pemerintahan Presiden Donald Trump.
Menjabat sebagai menteri luar negeri dari April 2018 hingga Januari 2021, Pompeo memfasilitasi persetujuan pemerintah AS atas banyak penjualan senjata ke Taiwan, memperkuat pertukaran bilateral dengan pembentukan platform dan perjanjian baru, dan mengakhiri pembatasan Departemen Luar Negeri dalam regulasi interaksi antara pejabat AS dan Taiwan, lanjut MOFA.
Dia juga secara terbuka mendukung kebebasan dan demokrasi Taiwan bahkan setelah meninggalkan jabatan menteri luar negeri, dan pernah menyatakan keinginannya untuk mengunjungi Taiwan selama wawancara dengan CNA pada Maret 2021. Ketika ditanya apakah dia berencana untuk mengunjungi Taiwan, Pompeo menjawab, "Akan luar biasa mendapatkan kesempatan untuk bepergian ke sana di suatu hari nanti. Saya akan benar-benar menikmatinya."