(Taiwan, ROC) = Sidang pejabat senior Perjanjian Komprehensif dan Progresif untuk Kemitraan Trans-Pasifik (Comprehensive and Progressive Agreement for Trans-Pacific Partnership/CPTPP) berakhir pada tanggal 18 Februari 2022, terkait dengan pertukaran pandangan mengenai aplikasi keanggotaan dari beberapa negara, berdasarkan penjelasan dari perwakilan Singapura yang hadir bahwa tidak ada kesimpulan yang jelas dan tidak ada yang mengungkit keikutsertaan Taiwan. Terhadap hal ini Perdana Menteri Su Tseng-chang ketika hadir dalam peluncuran buku terkait Insiden Kaohsiung (Insiden Meilidao) pada hari ini (19/2), ketika ditanyai menyampaikan, telah meminta Kantor Negosiasi Perdagangan Yuan Eksekutif (Office of Trade Negotiation, Executive Yuan) untuk memperhatikan situasi dari setiap negara anggota, Taiwan akan terus bersikap agresif berharap dapat secepatnya mencapai target.
Su Tseng-chang mengatakan, memerlukan dapat bergabung dalam CPTPP merupakan upaya yang sangat penting. Mantan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe telah mengungkit bahwa pembukaan impor produk makanan Fukushima Jepang merupakan sebuah terobosan besar bagi Taiwan terhadap penghalang yang ada.