History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Masa Berlaku Laporan Tes PCR Pelaku Perjalanan ke Taiwan Direvisi Menjadi Dua Hari Sebelum Keberangkatan Per 4 Januari

  • 03 January, 2022
  • 陳志勇
Masa Berlaku Laporan Tes PCR Pelaku Perjalanan ke Taiwan Direvisi Menjadi Dua Hari Sebelum Keberangkatan Per 4 Januari
Rapat Yuan Eksekutif: Masa Berlaku Laporan Tes PCR Pelaku Perjalanan ke Taiwan Direvisi Menjadi Dua Hari Sebelum Keberangkatan Per 4 Januari

(Taiwan, ROC) - Mulai tanggal keberangkatan 4 Januari, untuk kedatangan pelaku perjalanan yang kembali ke Taiwan dengan menaati protokol kesehatan mudik untuk Hari Raya Imlek, masa berlaku laporan tes PCR direvisi menjadi dua hari sebelum keberangkatan, sedangkan waktu mulai dihitungnya masa berlaku laporan tes PCR adalah waktu pengambilan sampel, bukan waktu dikeluarkannya laporan.

Demikian keputusan yang dicapai dalam rapat pandemi antar-kementerian yang digelar di Yuan Eksekutif pada hari Senin, 3 Januari, dalam menanggulangi penyebaran COVID-19 varian baru, pada khususnya Delta dan Omicron.

Menurut statistik dari Pusat Komando Epidemi Sentral (CECC), jumlah kasus positif impor bertambah 155 dalam satu pekan, meningkat 42% dari sepekan sebelumnya, di antaranya kasus Omicron terus naik, total terdeteksi 88 kasus, mendominasi 64% dari semua kasus yang tercatat pada Desember.

Selain memperketat pengendalian perbatasan dan meneruskan upaya meninggikan cakupan vaksinasi, CECC juga akan menguatkan pemeriksaan keamanan hotel karantina, yang belakangan sempat muncul kekhawatiran penularan kluster.

Perdana Menteri Su Tseng-chang (蘇貞昌) menginstruksikan CECC dan lembaga terkait pemerintah daerah untuk secepatnya menyelesaikan pendataan dan pemeriksaan hotel karantina, dan dalam waktu paling pendek mengajukan rencana perbaikan, khususnya peningkatan fasilitas karantina, perangkat keras dan lunak bersangkutan, dan implementasi prokes yang lebih ketat.

Su juga kembali mengingatkan, penyebaran varian Delta dan Omicron semakin ganas, selain memperketat pengendalian perbatasan dan program karantina, warga juga harus memiliki kesepakatan untuk meningkatkan kekebalan dalam melawan virus, dan salah satu cara adalah secepatnya menerima vaksinasi, baik dosis pertama, kedua, maupun dosis booster.

Komentar

Terbarumore