History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

AODM Diresmikan, Presiden Tsai: Lindungi Negara Adalah Tanggung Jawab Setiap Orang

  • 30 December, 2021
  • 鄭蕙玲
AODM Diresmikan, Presiden Tsai: Lindungi Negara Adalah Tanggung Jawab Setiap Orang
All Out Defense Mobilization Kemenhan Diresmikan (foto: Istana Kepresidenan)

(Taiwan, ROC) Mobilisasi Pertahanan Kementerian Pertahanan (All out Defense Mobilization, AODM) pada hari Kamis ini (30/12) diresmikan, pada kesempatan hari kamis ini Presiden Tsai Ing-wen memberikan 3 misi tugas yang terbagi atas melanjutkan pelatihan presisi guna meningkatkan kekuatan persiapan tempur pasukan militer; membangun mekanisme kerjasama lintas kementerian, mengintegrasikan kekuatan seluruh masyarakat; menetapkan program mobilisasi yang tepat agar setiap jenis program dapat berjalan dengan optimal. Presiden Tsai menekankan, hanya dengan membangun konsep pertahanan negara baru dapat menciptakan pertahanan negara yang tangguh, agar dunia dapat melihat Taiwan yang kuat “tidak ingin perang, tidak takut perang” dengan konsep inilah menunjukkan tekad masyarakat Taiwan membela negara.

Dalam acara peresmian AODM Kementerian Pertahanan, Presiden Tsai Ing-wen memberikan sambutan dan menyampaikan, ia menginstruksikan Kementerian Pertahanan membentuk AODM.

Presiden Tsai Ing-wen mengemukakan, hanya dengan membangun konsep pertahanan negara baru dapat membela pertahanan negara dengan kokoh, melindungi negara sendiri agar dunia dapat melihat tekad Taiwan dengan konsep “tidak ingin perang, tidak takut perang”. Presiden Tsai Ing-wen mengatakan, “Seiring dengan perkembangan teknologi, menghadapi ancaman berupa perubahan metode perang maupun non-konvensional, demi membela stabilitas nasional, tidak hanya menjadi misi bagi militer tetapi juga menjadi tanggung jawab yang wajib diemban oleh setiap orang; saat ini kami mulai membuat buku pedoman pertahanan negara dengan cakupan isi seperti mekanisme pertahanan udara, evakuasi, bencana perang, dan mekanisme mobilisasi yang perlu diperkuat oleh keikutsertaan semua pihak demi membela negara.”

3 misi yang diberikan oleh Presiden Tsai Ing-wen adalah pelatihan mulai tahun depan akan diubah, setiap kali pelatihan 14 hari, materi yang diajarkan juga akan bertambah, Presiden Tsai berharap setiap tahun kuatral ke-4 Kementerian Pertahanan meninjau hasil pelaksanaan, agar pelatihan dapat berlanjut diterapkan; Yang kedua adalah meminta agar Kemenhan wajib mengkomunikasikan dengan kementerian lainnya dan setiap pemerintah kota kabupaten, membangun mekanisme kerjasama dan saling berkoordinasi, guna memantau kondisi bencana, saat perang memanfaatkan kekuatan rakyat dan sumber daya yang ada; Ketiga AODM perlu mengkaji program mobilisasi sesuai dengan kebutuhan pertahanan negara, perwakilan mobilisasi dari instansi maupun pemda setempat perlu disesuaikan dengan kebijakan pertahanan negara, guna meningkatkan kekuatan mobilisasi dan memperkuat kekuatan perlindungan negara.

Presiden Tsai mengatakan, di atas reformasi mobilisasi cadangan, pemerintah akan berlanjut untyk menyempurnakan 5 pelatihan militer baru yang disesuaikan dengan kebutuhan operasi pertahanan, merestrukturisasi beragam pasukan cadangan guna memperkuat kekuatan tempur; saat bersamaan Presiden Tsai juga mengapresiasi pihak yang terlibat dalam upaya pembentukan AODM Kementerian Pertahanan. Beliau yakin atas kontribusi mereka sangat berarti untuk melindungi negara, pasti akan semakin kokoh.”

Komentar

Terbarumore