(Taiwan, ROC) --- Presiden Tsai Ing-wen bertemu dengan jajaran dewan dan pengawas “Importers and Exporters Association of Taipei IEAT” untuk periode ke 20 pada tanggal 14 Desember 2021. Kepala Negara menyampaikan, hari Sabtu ini Taiwan akan menggelar referendum yang diharapkan dapat kian mendukung Taiwan memperluas cakupan pasar internasionalnya, mengubah transformasi energi serta menstabilkan energi listrik dan mempertahankan nilai demokrasi.
Beliau menuturkan, Taiwan kini berada di tengah situasi yang langka dan berharga. Diharapkan seluruh pengusaha terus mencari dan mengembangkan peluang mereka, serta jangan berhenti, terlepas dari hasil referendum yang nantinya akan diumumkan.
Presiden Tsai Ing-wen menyampaikan, selama dua tahun belakangan, keberhasilan Taiwan kembali menoreh prestasi terbaru, meliputi menekan angka penularan COVID-19 atau menstabilkan perkembangan sektor perindustrian. Apalagi nilai ekspor Taiwan pada bulan lalu berhasil melebihi angka US$ 41,5 miliar, ini adalah yang tertinggi untuk periode bulanan dan selama 17 bulan berturut-turut memperlihatkan kenaikan yang signifikan.
Pada saat yang sama, “Perjanjian Kerangka Kerja Perdagangan dan Investasi Taiwan – AS TIFA”juga akan kembali digelar pada tahun ini. Di samping itu, Taiwan juga tengah mengajukan pendaftaran untuk bergabung dengan Perjanjian Komprehensif Kemitraan Trans-Pasifik (CPTPP). Ini semua adalah tekad yang tengah diperjuangkan Taiwan untuk kian bersinar di panggung dunia.
Presiden Tsai kembali menyinggung perihal pelaksanaan referendum yang akan dilangsungkan pada akhir pekan ini. Isu yang diangkat kali ini tidak hanya akan memperlihatkan tekad Taiwan untuk menyelesaikan atau memperluas pasar internasionalnya, melainkan juga akan mencerminkan potensi Taiwan untuk menjaga stabilitas pasokan energi listrik, mengembangkan transformasi energi dan mempertahankan nilai demokrasi.
Presiden Tsai Ing-wen mengatakan, “Taiwan tengah berada di posisi yang langka dan berharga. Perkembangan ekonomi dalam negeri serta perluasan manifestasi dan perdagangan luar negeri adalah peluang yang sangat berharga. Saya berharap kita dapat memanfaatkan kesempatan ini dan tidak terhentikan karena beberapa isu yang terdapat dalam pelaksanaan referendum mendatang.”
Bagi Taiwan, isu-isu di atas sangat penting dan krusial. Beliau meminta kepada seluruh masyarakat untuk senantiasa mendukung program pemerintah guna menyukseskan arah kebijakan, dan jangan membiarkan hasil referendum memperlambat langkah Taiwan berkiprah di dunia internasional.