(Taiwan, ROC) Presiden Republik Indonesia Joko Widodo kemarin (13/12) bertemu dengan Menlu AS Antony Blinken dan menyampaikan, Indonesia mengharapkan agar dapat bermitra dengan AS dalam aspek ekonomi perdagangan, investasi dan kesehatan publik. Presiden RI juga menyampaikan usulan isu-isu prioritas selama masa jabatan Indonesia sebagai Ketua G20 dan mendapat dukungan dari Menlu AS Antony Blinken.
Menlu AS Antony Blinken kemarin (13/12) tiba di Indonesia dan kunjungan ini akan berlangsung selama 2 hari, pada hari ini (14/12) memberikan sambutannya berkaitan dengan strategi Indo Pasifik AS. Ini merupakan pertama kalinya melakukan kunjungan ke Asia Tenggara selama masa jabatannya, selanjutnya akan berkunjung ke Malaysia dan Thailand. Setelah ketibaan, Antony Blinken langsung bertemu dengan Presiden RI Joko Widodo.
Setelah pertemuan tersebut, Menlu RI Retno Marsudi mengatakan, Presiden Joko Widodo dalam pembahasan bilateral menyampaikan harapan Indonesia bermitra dengan AS dalam aspek kerja sama ekonomi perdagangan dan investasi, Indonesia juga mengharapkan menjadi bagian dari rantai pasokan industri kesehatan global.
Indonesia baru menjabat sebagai Ketua G20 bergulir, dalam beberapa waktu terakhir ini mengumumkan beberapa isu penting diantaranya pembangunan kerangka kesehatan publik yang tangguh, mengakselerasi sumber energi hijau dan ekonomi rendah karbon serta mempromosikan digitalisasi ekonomi.
Menlu RI Retno Marsudi mengatakan, Presiden Jokowi menjelaskan kepada Menlu AS Antony Blinken berkaitan dengan perumusan isu-isu penting yang diprioritaskan oleh Indonesia dan mendapat dukungan dari Menlu AS, Antony Blinken. Menlu AS Antony Blinken sangat menyambut partisipasi Indonesia, menjadi bagian dari rantai pasokan industri kesehatan global.
Menlu RI Retno Marsudi mengatakan, AS adalah mitra baik Indonesia, Indonesia akan berlanjut mengembangkan hubungan strategis dengan negara mitra, hal ini membangun kerjasama saling menguntungkan, Indonesia sangat bersedia ikut berkontribusi dalam membangun dasar perdamaian, stabilitas dan kemakmuran dunia.