History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Gedung Putih Mengecam Putusnya Hubungan Diplomatik Nikaragua dengan Taiwan Sebagai Perampasan Demokrasi Rakyat

  • 11 December, 2021
  • 譚雲福
Gedung Putih Mengecam Putusnya Hubungan Diplomatik Nikaragua dengan Taiwan Sebagai Perampasan Demokrasi Rakyat
Gedung Putih Mengecam Putusnya Hubungan Diplomatik Nikaragua dengan Taiwan Sebagai Perampasan Demokrasi Rakyat

        (Taiwan, ROC) – Sehubungan dengan putusnya hubungan diplomatik antara Taiwan dan Nikaragua, dimana pihak Nikaragua segera menjalin hubungan diplomatik dengan pihak Daratan Tiongkok, Juru Bicara Gedung Putih Jen Psaki pada hari Jumat tanggal 10 Desember waktu setempat memberikan kecaman bahwa pemerintah Nikaragua telah merampas partner demokrasi yang dapat diandalkan oleh rakyat.

        Jen Psaki saat menggelar juma pers di Gedung Putih menyebutkan bahwa Taiwan adalah negara demokrasi yang menjadi mitra penting bagi pihak Amerika Serikat, oleh sebab itu mengimbau kepada semua pihak, bagi yang peduli akan sistem hukum dan juga kemajuan kesejahteraan sebuah bangsa, hendaknya dapat memperluas hubungan kerjasama dengan pihak Taiwan.

        Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat pada hari Kamis tanggal 9 Desember waktu setempat menjelaskan bahwa pemutusan hubungan diplomatik yang dilakukan oleh pihak Nikaragua dengan pihak Taiwan, tidak mencerminkan kehendak rakyat Nikaragua, karena pemerintah Nikaragua tidak terbentuk berdasarkan asas kebebasan yang ada.

        Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Ned Price dalam pers rilisnya menyebutkan jika Taiwan memiliki hubungan yang erat dengan negara-negara di bagian barat bumi, telah banyak memberikan kontribusi besar dalam pertumbuhan ekonomi dan juga keamanan yang ada. Oleh sebab itu, kami juga sangat mengimbau kepada seluruh negara yang menjunjung tinggi sistem demokrasi, transparansi, hukum dan juga guna memajukan kesejahteraan sebuah negara yang ada, maka dapat menjalin hubungan kerjasama yang lebih akrab dengan pihak Taiwan.

Komentar

Terbarumore