History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Festival Lentera Taiwan Mendapatkan Penghargaan Sebagai Warisan Pemandangan Malam Dunia

  • 20 November, 2021
  • 譚雲福
Festival Lentera Taiwan Mendapatkan Penghargaan Sebagai Warisan Pemandangan Malam Dunia
Festival Lentera Taiwan Mendapatkan Penghargaan Sebagai Warisan Pemandangan Malam Dunia

        (Taiwan, ROC) – Kegiatan Konferensi Pemadangan Malam Dunia digelar di kota Nagasaki di Jepang oleh YAKEI Convention and Visitors Bureau pada tanggal 19 November. Setelah selang 10 tahun, kini kembali lagi memilih 10 lokasi pemandangan malam terindah dunia, dan kali ini ditambah dengan penganugerahan warisan pemandangan malam dunia, salah satunya termasuk Festival Lentera Taiwan.

        Jepang sebelumnya juga sempat menggelar Konferensi Pemadangan Malam, namun untuk Konferensi Pemandangan Malam Dunia yang berlevel dunia internasional, baru pertama kalinya digelar pada tanggal 19 November. Kegiatan tersebut digelar di sebuah gedung pusat konferensi yang baru selesai diresmikan penggunaannya, di kota Nagasaki Jepang. Kegiatan diikuti oleh Jepang dan mancanegara, seperti Taiwan, Spanyol, Monaco, Hongaria, total 10 negara, dengan turut serta 150 an pakar bidang pariwisata internasional.

        Adapun bidang penganugerahan baru yang ditambahkan dalam ajang tersebut adalah warisan pemandangan malam dunia, di antaranya meliputi Festiva Lentera Taiwan, Gellert Hill di Budapest Hongaria, Ayutthaya di Thailand, total 10 lokasi pemandangan malam yang dikategorikan sebagai warisan dunia di luar Jepang selaku tuan rumah kegiatan.

        Penasehat Taiwan Tourism Interchange Association, Jiang Min-qin, dalam kegiatan menyampaikan jika Festival Lentera Taiwan adalah sebuah festival berskala besar yang digelar di Taiwan, dimana tercatat ribuan lentera warna warni dilepaskan ke angkasa dan memberikan pemandangan malam yang sangat indah gemerlap. Biasanya kegiatan festival lentera akan digelar pada tanggal ke 15 bulan pertama dalam penanggalan kalender Imlek, yang juga dikenal dengan sebutan Festival Shangyuan. Selain melepaskan lentera, masyarakat setempat juga akan menyalakan petasan, yang memiliki makna untuk mengusir roh jahat serta membawa kemakmuran. Sejak tahun 1990, kegiatan pelepasan lentera mulai disatukan di kuil atau kelenteng, sehingga menjadi sebuah kegiatan festival, dimana semakin hari semakin besar skalanya, dan setiap tahunnya diberikan tema khusus nan unik.

        Pemilihan pemandangan malam dunia, turut menambahkan tiga pemandangan malam terindah sedunia, adapun sertifikasi diberikan oleh YAKEI Convention and Visitors Bureau, dengan hasil pemilihan dari 6.100 orang. Peringkat pemandangan malam terindah sedunia yakni Monaco, Nagasaki, Shanghai, sementara Hong Kong berada di posisi ke lima. Standar penilaian meliputi apakah pemandangan malam tersebut mampu memikat hati pengunjung, upaya yang dilakukan dalam menjaga pemandangan malam, dengan total 11 kriteria penilaian.

        Untuk penghargaan sebelumnya yakni pada tahun 2012, sertifikasi pemandangan malam terindah diberikan kepada Nagasaki, Monaco dan Hong Kong. Namun kali ini, Hong Kong dikalahkan oleh Shanghai dari 3 besar.

        Sementara masyarakat Jepang sendiri menilai bahwa 3 lokasi pemandangan malam terindah dunia antara lain Hakodate di Hokkaido, Hong Kong dan Napoli di Italia. Namun tidak ada yang mengetahui mengapa dan kapan pemikiran tersebut muncul dalam benak masyarakat Jepang.

        Untuk Jepang sendiri, 3 lokasi pemandangan malam terindah di Jepang antara lain Kota Kitakyushu, Kota Kobe dan Kota Nagasaki.

Komentar

Terbarumore