History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Partisipasi APEC Taiwan Wajib Patuhi Kebijakan Satu Tiongkok, Kemenlu KecamPernyataan Kantor Urusan Taiwan

  • 11 November, 2021
  • 鄭蕙玲
Partisipasi APEC Taiwan Wajib Patuhi Kebijakan Satu Tiongkok, Kemenlu KecamPernyataan Kantor Urusan Taiwan
Partisipasi APEC Taiwan Wajib Patuhi Kebijakan Satu Tiongkok, Kemenlu Kecam Pernyataan Kantor Urusan Taiwan

(Taiwan, ROC) Kantor Urusan Taiwan RRT menyebut utusan Taiwan yang bergabung dalam kegiatan APEC, wajib memenuhi prinsip Satu Tiongkok. Kemenlu pada hari Kamis ini (11/11) menyampaikan, dalam nota kesepahaman Taiwan bergabung dalam APEC sama sekali tidak menyebut prinsip Satu Tiongkok, pihak RRT berkata bohong di kancah internasional dan kemenlu membantah. Kerja sama Ekonomi Asia Pasifik(APEC) akan menggelar konferensi tingkat tinggi pada tanggal 12 November, Presiden Tsai Ing-wen pernah mengumumkan acara ini akan dihadiri oleh pemilik TSMC Morris Chang. Juru bicara Kantor Urusan Taiwan, Zhu feng-lian(朱鳳蓮) pada tanggal 10 November lalu mengatakan, terkait partisipasi Taiwan dalam kerjasama ekonomi regional, sepatutnya didasarkan pada prinsip kebijakan Satu Tiongkok.

Kemenlu pada pagi hari Kamis ini (11/11) menyampaikan sejak tahun 1991 Taiwan bergabung dalam Kerja sama Ekonomi Asia Pasifik(APEC) dengan status mandiri sebagai anggota, sama halnya dengan anggota lainnya termasuk juga memiliki kewajiban yang sama.

Kemenlu menegaskan, dalam nota kesepahaman Taiwan bergabung dalam APEC, sama sekali tidak menyebutkan “prinsip Satu Tiongkok”. Pihak RRT yang memutarbalikkan fakta sejarah, bermaksud agar platform ekonomi APEC ini menerima “prinsip Satu Tiongkok”, dengan kata lain memberikan pernyataan bohong di dunia internasional. Berkaitan dengan RRT menciptakan ilusi palsu di kancah internasional bahwa Taiwan berafiliasi di bawah RRT, pemerintah Taiwan menolak keras dan mengimbau agar sahabat internasional juga membantah.

Kemenlu mempertegas, Taiwan bukan bagian dari Republik Rakyat Tiongkok, keduanya tidak saling berafiliasi, RRT belum pernah mereunifikasi Taiwan, tidak berhak untuk menyampaikan suara yang mewakili rakyat Taiwan di dunia internasional, yang ada hanya masyarakat Taiwan yang memilih pemerintahnya dan yang berhak mewakili suara dari 23,5 juta warga Taiwan.

Kemenlu mengemukakan, APEC adalah forum ekonomi penting yang menjadi ajang pertukaran pendapat secara bebas dan kerjasama ekonomi bagi anggotanya. Selama 30 tahun berjalan, partisipasi pragmatis dan kontribusi profesional Taiwan mendapat pengakuan dan dukungan dari berbagai negara anggota, maka tahun ini juga akan aktif mengikutinya.

Kemenlu mengatakan, pernyataan yang tidak benar dari RRT, sangat merugikan komitemen dan semangat APEC, pemerintah juga menegaskan bantahannnya dan meminta agar RRT segera menghentikan tindakan politik yang tidak benar, dan tidak mengintervensi kesetaraan bagi Taiwan untuk berpartisipasi dalam sidang pertemuan APEC.

Komentar

Terbarumore