History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

“Laporan Pertahanan Nasional Tahun 2021”, Komitmen MND Memperkuat Pertahanan Nasional

  • 09 November, 2021
  • 尤繼富
“Laporan Pertahanan Nasional Tahun 2021”, Komitmen MND Memperkuat Pertahanan Nasional
“Laporan Pertahanan Nasional Tahun 2021”, Komitmen MND Memperkuat Pertahanan Nasional

(Taiwan, ROC) --- Kementerian Pertahanan Nasional (MND) hari ini (9/11) mengumumkan “Laporan Pertahanan Nasional” untuk tahun 2021, dengan tetap berfokus pada program “Pembangunan Tentara Nasional Baru yang Tangguh”.

Fokus tersebut meliputi 5 bidang utama, yakni situasi keamanan regional, kemampuan pertahanan negara, kemandirian kemampuan perlindungan, pertahanan negara yang berdikari dan kejayaan tentara nasional.

Ketua Kantor Divisi Kebijakan Pertahanan Nasional – Deng Ke-xiong (鄧克雄) menyampaikan, kekuatan militer RRT (Republik Rakyat Tiongkok) berkembang kian pesat, ini menjadi tantangan serius bagi sektor pertahanan nasional ROC (Republik Tiongkok).

Menghadapi ancaman demi ancaman yang dilancarkan oleh RRT, MND pun merilis “Laporan Pertahanan Nasional” untuk periode tahun 2021. Dalam laporan tersebut dijelaskan bagaimana tentara nasional dapat meningkatkan kekuatan tempur mereka sesingkat mungkin, yakni meliputi 4 langkah utama. Masing-masing adalah penerapan pertahanan nasional yang berdikari, pembelian senjata baru, memperkuat persiapan pelatihan pertempuran dan meningkatkan kekuatan cadangan.

Otoritas berwenang akan memperkuat sektor penelitian dan pemroduksian yang berdikari, guna memperlihatkan komitmen Taiwan dalam meningkatkan kemampuan pertahanan. Di samping itu, MND juga akan membeli perlengkapan senjata yang baru, meliputi pesawat F-16V, rudal harpoon dan persenjataan lainnya yang dipromosikan Amerika Serikat dalam 2 tahun belakangan.

Dalam laporan tersebut juga tercantumkan total pertukaran di sektor militer yang dilakukan kedua negara pada masa September 2020 hingga Agustus 2021. Masing-masing ada 175 program kunjungan keluar negeri dengan melibatkan 542 orang, serta 107 program kunjungan ke Taiwan dengan melibatkan 618 orang.

Di samping itu, masih ada pertemuan yang digelar secara virtual sebanyak 102 program dengan melibatkan 1.639 orang. Dengan demikian, total pertukaran di sektor militer selama hampir satu tahun mencapai 384 program, dengan jumlah partisipan mencapai 2.799 orang.

Deng Ke-xiong mengatakan, “Tentara Nasional membangun kemitraan dan hubungan keamanan yang erat, serta memperdalam pertukaran militer dengan pihak sekutu. Bersama-sama mempromosikan prinsip perdamaian dan stabilitas regional, serta memastikan pertahanan nasional dan pembangunan yang berkelanjutan.”

Ketua Institute for National Defense and Security Research - Su Tzu-yun (蘇紫雲) menuturkan, kondisi pertempuran di masa mendatang akan mengalami perubahan, dari yang awalnya saling menyerang di medan peperangan, kini beralih di dunia digitalisasi.

Laporan tersebut juga memperlihatkan komitmen Taiwan untuk tidak bersikap provokasi, dan di saat yang sama memperlihatkan semangat pantang menyerah personil militer. Tentara Nasional memiliki kepercayaan diri yang kuat untuk melindungi nilai demokrasi dan kebebasan warga Republik Tiongkok, meski di tengah kondisi yang serba terbatas.

Komentar

Terbarumore