(Taiwan, ROC) --- Situasi di Pulau Tungsha telah berulang kali menjadi perhatian utama dunia internasional. Coast Guard Administration (CGA) yang berada di bawah naungan Yuan Eksekutif akan memperbarui sistim radar setempat, serta mengirim kapal patroli bermuatan 100 ton ke pulau Tungsha.
Saat ditemui di Yuan Legisaltif, Ketua CGA - Lee Chung-wei (李仲威) menyampaikan, anggaran untuk mengganti sistim radar telah disusun secara terperinci, dengan memprioritaskan pertimbangan untuk melindungi kawasan tersebut secara keseluruhan.
Lee Chung-wei mengatakan, “ Kami harap dapat mengubah sistim radar tersebut dengan fasilitas yang lebih baik. Ini juga telah melewati pertimbangan untuk melindungi kawasan terkait secara keseluruhan. Di samping itu, proyek pengerukan dan pekerjaan tanggul yang berjalan di Pulau Tungsha tetap berjalan sesuai dengan rencana.”
Lee Chung-wei lebih lanjut menerangkan, proyek yang dikerjakan di Pulau Tungsha untuk paruh pertama tahun ini, awalnya sedikit tertinggal. Apakah Taiwan akan mengirim kapal patroli mereka untuk ditempatkan di pulau Tungsha? Menjawab pertanyaan tersebut, Lee Chung-wei menekankan, kapasitas pasukan CGA akan disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan. Di samping itu, Menteri Pertahanan Nasional (MND) - Chiu Kuo-cheng (邱國政) menjelaskan, pihaknya akan bekerja sama dengan CGA, guna memastikan situasi pertahanan kedaulatan negara.
Menurut anggaran tahunan CGA yang terbaru dapat diketahui bahwa sistim pemantauan radar akan ditingkatkan untuk tahun ini. Di samping itu juga masih ada pembaruan radar garis pantai, fasilitas integrasi fotolistrik di stasiun pemantau dan sistim otomatis identifikasi kapal.
Di samping itu, Menteri MND - Chiu Kuo-cheng beberapa hari terakhir merilis pengakuannya terhadap kondisi lintas selat kali ini. Beliau mengakui, bahwa situasi yang berkembang saat ini adalah yang paling serius dalam kurun 40 tahun masa dinas militernya.