(Taiwan, ROC) – Menanggapi tindakan militer Republik Rakyat Tiongkok (RRT) yang telah mengutus sejumlah besar pesawat tempur untuk mengintervensi Taiwan sejak 1 Oktober-4 Oktober yang lalu, Ketua Kantor Urusan Daratan Tiongkok (MAC), Chiu Tai-san (邱太三) kemarin (14/10) menyampaikan jika telah mencapai situasi “Perang Kuasi”. Pada hari ini (15/10), lebih lanjut Chiu Tai-san (邱太三) menegaskan, yang dimaksud dengan “Perang Kuasi” adalah “Skala tata letak perang kuasi”. Menhan Chiu Kuo-cheng (邱國正) kembali menekankan jika tentara nasional tidak akan memulai perang, walakin akan melakukan persiapan untuk perang.
Ketua Kantor Urusan Daratan Tiongkok (MAC), Chiu Tai-san (邱太三) menghadiri “Kuliah Kepemimpinan Oriental” yang diselenggarakan oleh Asosiasi Perusahaan Terbuka Taiwan (TLCA), pada tanggal 14 Oktober kemarin. Ketika berbicara mengenai pesawat tempur RRT yang mengintervensi Taiwan pada awal bulan lalu dirinya mengemukakan, jika dilihat dari segi jumlah pesawat yang dikerahkan, bisa dikatakan telah mencapai situasi tata letak perang kuasi. Pernyataan tersebut sontak menimbulkan kekhawatiran kepada dunia luar, tentang apakah situasi antar kedua sisi selat dapat sewaktu-waktu berubah.
Chiu Tai-san (邱太三) saat sebelum menghadiri sidang interpelasi Yuan Legislatif yang diselenggarakan pada hari ini (15/10) menjelaskan, dari sisi jenis dan jumlah pesawat tempur yang dikerahkan oleh RRT pada saat itu benar-benar berbeda dari sebelumnya, tampaknya seperti tipe tata letak, dan mungkin saja melakukan latihan, atau tujuan yang lain. Pernyataannya tersebut lebih mengacu pada “Skala tata letak perang kuasi”, melainkan bukan “perang kuasi.” Chiu Tai-san (邱太三) mengatakan,“Banyak ahli dari semua lapisan masyarakat juga merasa jika telah mencapai situasi tata letak perang kuasi, melainkan bukan perang kuasi. (Wartawan: Yang dimaksud dengan tata letak?) Yang dimaksud dengan tata letak adalah, mungkin saja yang mereka lakukan adalah semacam jenis pelatihan, ataupun untuk tujuan yang lain. Ini semua termasuk dalam jenis skala tata letak perang kuasi.”
Menhan, Chiu Kuo-cheng (邱國正) pada hari ini menolak mengomentari pernyataan dari Ketua MAC, Chiu Tai-san (邱太三), dan kembali menekankan jika tentara nasional tidak akan memulai perang, walakin akan melakukan persiapan untuk perang. Chiu Kuo-cheng (邱國正) juga menegaskan, faktanya tentara nasional memiliki pemahaman yang jelas akan situasi musuh, dan juga akan membuat penelitian serta penilaian yang relevan. Namun, karena melibatkan berbagai tindakan di masa depan dan bersifat sangat sensitif, maka hasil analisis yang telah dilakukan tidak dipublikasikan ke dunia luar, dan meminta maaf kepada dunia luar atas ketidaknyamanan ini.