History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

52 Pesawat RRT Mengintervensi Wilayah Udara Taiwan, Ketua MAC: Lebih Mawas Diri

  • 05 October, 2021
  • 尤繼富
52 Pesawat RRT Mengintervensi Wilayah Udara Taiwan, Ketua MAC: Lebih Mawas Diri
52 Pesawat RRT Mengintervensi Wilayah Udara Taiwan, Ketua MAC: Lebih Mawas Diri

(Taiwan, ROC) --- Otoritas Republik Rakyat Tiongkok (RRT) mengerahkan setidaknya 52 unit pesawat militer mereka untuk mengintervensi wilayah udara Taiwan. Ini adalah yang terbanyak, semenjak Kementerian Pertahanan Nasional (MND) mengungkapkan pergerakan otoritas RRT pada 17 September 2021 lalu.

Ketua Dewan Urusan Daratan Tiongkok (MAC) - Chiu Tai-san (邱太三) menyampaikan, tindakan yang diambil oleh Negeri Tirai Bambu telah merusak prinsip perdamaian regional dan melanggar hukum internasional di kawasan Asia Timur. Ia juga mengimbau kepada pihak RRT untuk lebih dapat mengendalikan keputusan mereka.

Saat ditemui dalam Sidang Interpelasi di Yuan Legislatif (5/10) Ketua MAC - Chiu Tai-san menyampaikan, pesawat militer RRT dalam jumlah besar mengintervensi Taiwan, yang mana akan berdampak bagi perdamaian dan stabilitas lintas selat, bahkan seluruh wilayah Asia Timur akan terpengaruh.

Ia menekankan, pemerintah akan secara ketat mengontrol dinamika pergerakan pesawat RRT, serta akan mengambil tindakan yang tepat dan menyerukan kepada militer RRT untuk lebih mawas diri.

Chiu Tai-san mengatakan, “Tentara Negeri Tirai Bambu sudah seharusnya menyadari jika tindakan yang mereka kerahkan merupakan pelanggaran serius terhadap undang-undang perdamaian internasional, serta akan menambah rasa penolakan warga Taiwan. Tentara militer RRT harus lebih waspada dan mengontrol diri mereka.”

Menteri Pertahanan Nasional (MND) - Chiu Kuo-cheng mengemukakan, serangan demi serangan yang dikerahkan oleh pihak RRT, meski mendatangkan tekanan yang luar biasa bagi Angkatan Laut dan Udara Taiwan, tetapi di lain pihak juga akan meningkatkan kewaspadaan militer dalam negeri. Ia pun mendesak kepada setiap personil Tentara Nasional untuk senantiasa bersiaga menghadapi medan pertempuran.

Menilik data yang dikumpulkan oleh MND, semenjak tanggal 1 Oktober hingga 3 Oktober, total ada 145 pesawat militer yang mengintervensi wilayah udara Taiwan. Juru bicara Departemen Luar Negeri AS – Ned Price merilis pernyataannya yang mendesak otoritas RRT untuk menghentikan segala bentuk ancaman dan tindakan intervensi terhadap Taiwan.

Chiu Kuo-cheng melanjutkan, tindakan yang dilancarkan oleh RRT tentu akan mendatangkan kecemasan dari komunitas internasional. Negara-negara yang berada di sekitar juga telah membentuk jalur komunikasi dengan Taiwan, guna menjaga status perdamaian dan stabilitas di wilayah Asia-Pasifik.

Tentara RRT belakangan ini tengah menggelar pelatihan militer, diyakini ini adalah bagian dari upaya pemimpin setempat untuk memperlihatkan kemajuan dari kemampuan militer mereka kepada warganya.

Komentar

Terbarumore