(Taiwan, ROC) - Kementerian Luar Negeri (MOFA) menyampaikan apresiasi pada keprihatinan yang disampaikan oleh Departemen Luar Negeri Amerika Serikat terhadap peningkatan aktivitas militer Tiongkok di perairan sekitar Taiwan, terutama terhadap pengerahan hampir 100 pesawat militer di zona identifikasi pertahanan udara (ADIZ) Taiwan selama tiga hari berturut-turut.
Melalui rilis pers pada Minggu malam, MOFA selain berterima kasih atas dukungan AS, juga menegaskan bahwa Taiwan akan terus meningkatkan kemampuan pertahanan negara untuk menjaga keutuhan demokrasi, perdamaian dan kemakmuran.
Menurut MOFA, Taiwan juga akan terus bekerja sama dengan AS dan negara-negara lain dengan ideologi serupa untuk bersama-sama melindungi tatanan internasional berbasis aturan dan mempromosikan perdamaian serta stabilitas di kawasan Indo-Pasifik.
Minggu siang waktu Taiwan, juru bicara Departemen Luar Negeri AS Ned Price mengajukan prihatin terhadap terus bertambahnya pesawat tempur Tiongkok yang memasuki ADIZ Taiwan.
"Amerika Serikat sangat prihatin dengan aktivitas militer provokatif dari RRT di dekat Taiwan, yang telah mengganggu stabilitas, berisiko salah perhitungan, dan merusak perdamaian dan stabilitas regional," kata Price.
Untuk itu, "kami mendesak Beijing untuk menghentikan tekanan dan paksaan militer, diplomatik, dan ekonominya terhadap Taiwan," tambahnya.