(Taiwan, ROC) Hari Angkatan Bersenjata Taiwan jatuh pada tanggal 3 September, Presiden Tsai Ing-wen pada hari Kamis ini (2/9) melalui rekaman video memberikan sambutan “Hari Angkatan Bersenjata 3 September”. Selain beliau memberikan ucapan selamat kepada penerima penghargaan, selamat hari angkatan bersenjata, juga mewakili masyarakat Taiwan mengapreasiasi seluruh tentara Taiwan yang telah berjasa dan berkontribusi.
Presiden Tsai mengatakan, pertahanan negara yang kokoh dilandasi oleh kekuatan tempur militer yang kuat, Beliau menegaskan bahwa para tentara menjalankan tugasnya siang malam, tak kenal lelah menjalani latihan tempur dan tidak pernah kendur. Ketika teritorial udara terganggu, angkatan udara harus siaga setiap saat. Demi mempertahankan teritorial laut, angkatan laut sering berpatroli selama belasan hari. Angkatan darat dan militer setiap hari juga siap selalu menjaga negara.
Presiden Tsai mengemukakan, tentara tidak hanya menjaga ketahanan negara tetapi turut bergabung dalam pencegahan epidemi, bertugas melakukan penyelamatan saat bencana terjadi, dalam beberapa waktu terdekat ini, masyarakat Taiwan dapat merasakan pengorbanan nyata dari tentara dalam kehidupan sehari-hari.
Presiden Tsai Ing-wen mengatakan, “saat epidemi memanas, tentara berada di garis terdepan, mengemban tugas disinfeksi massal, membantu pemeriksaan skrining. Kondisi krisis air, tentara juga berada di garda terdepan menjalani misi bantuan mensuplai air, mengantar air dan pengerukan waduk. Beberapa waktu ini terjadi bencana akibat hujan lebat, para militer mengenakan jas hujan, tangan memegang sekop, di dalam air lumpur membantu masyarakat Taiwan membersihkan kebun. Ketika negara memerlukan, tentara selalu siap siaga di barisan pertama, bergerak cepat dan inilah pilar pendukung yang membuat masyarakat merasa tenang.”
Presiden Tsai Ing-wen mengatakan, pada Hari Angkatan Bersenjata 3 September, ia ingin mengungkapkan terima kasih atas upaya keras kalian dan bangga dengan semuanya, dan pujian penghargaan ini patut diberikan kepada seluruh tentara nasional. Baik tim yang berada di garda terdepan atau pendukung di belakang, sudah sewajibnya mendapat sambutan tepuk tangan hangat, Beliau juga meminta bagi yang menerima penghargaan tetap bersemangat dan berlanjut berjuang demi negara.